--> Skip to main content
Jual Database Supplier, Hanya Rp 35.000



Bagaimana Cara Memonetisasi Tokopedia?

monetisasi tokopedia
pixabay

Sobat-sobat netizen, kali ini saya akan membahas Tokopedia (lagi). Namun yang dibahas kali ini bukan 'cara berjualan ataupun tips-tips'. Yang dibahas kali ini adalah dari sudut pandang pemilik dari situs Tokopedia. Pertanyaannya sekarang -- bagaimana cara memonetisasi Tokopedia?

Perlu sobat-sobat ketahui, Tokopedia ini adalah website ecommerce asal Indonesia yang menyediakan lapak gratis bagi orang-orang yang ingin berjualan di situs mereka. Kemudian, apabila ada barang dari penjual yang laku terjual -- Tokopedia juga tidak mengenakan fee (biaya) apapun. Tidak seperti Ebay yang selalu mengenakan berbagai macam fee kepada penjual di situsnya. Jadi, darimana Tokopedia mendapatkan uang guna menutupi biaya operasionalnya?

Sebelumnya, memang sudah ada suntikan modal dari salah satu perusahaan pemodal dari luar negeri terhadap Tokopedia. Suntikan dananya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu sebanyak 1,2 trilyun Rupiah. Setidaknya dana sebesar itu mampu menutupi biaya operasional (gaji karyawan, biaya iklan, biaya teknis dan non teknis) selama beberapa tahun. Tapi sampai kapan akan bertahan? Pepatah mengatakan, setinggi-tingginya gunung pasti akan runtuh kalau terus digali.


Hanya satu hal saja yang saya tahu tentang sumber pendapatan dari Tokopedia. Mereka memberlakukan sistem Gold Member, yaitu sistem keanggotaan berbayar yang memiliki banyak kelebihan daripada sistem keanggotaan gratis. Dari situlah satu-satunya sumber pendapatan dari Tokopedia (untuk saat ini). Dan menurut saya, sumber pendapatan tersebut masih belum bisa menghasilkan lebih besar dari biaya operasional (kurang efektif). Jadi apa rencana selanjutnya dari pendiri sekaligus CEO Tokopedia, yaitu William Tanuwijaya?

Seperti dilansir dari id.techinasia.com William Tanuwijaya memiliki rencana besar terhadap startup miliknya itu. Dan dalam menjalankan semua visi dan misinya, William mensyaratkan kepada pihak pemodal agar memahami cara dia membangun Tokopedia. Dia memberikan pengertian kepada pihak pemodal bahwa Tokopedia tidak dimonetisasi dengan 'cara sembarangan' (yang bersifat jangka pendek). William menginginkan Tokopedia berkembang untuk jangka yang panjang. William punya rencana besar yang harus melalui proses dan waktu yang panjang.


Kemudian dijelaskan William lagi, bahwa Tokopedia bukanlah situs ecommerce. Tokopedia adalah sebuah perusahaan internet yang kebetulan dimulai dari bidang ecommerce. Rencana ke depan dari William adalah -- dia ingin membangun Tokopedia layaknya Google (yang punya banyak layanan). Ke depannya, dia ingin menambah fitur-fitur dan layanan-layanan lain selain ecommerce. Dan dia ingin membawa Tokopedia menjadi website nomor satu di Indonesia.

Semoga saja cita-cita luar biasa dari William ini bisa terwujud. Kita doakan saja ya sobat-sobat.

Sekian dulu pembahasan saya mengenai cara memonetisasi Tokopedia. Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara sobat dalam memonetisasi website atau blog milik sobat?

Silahkan dijawab di kolom komentar.

Semoga bermanfaat!

Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang