Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (5 Tahun)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

Cara Mengatasi 'Tekanan Sosial' Yang Sering Menimpa Seorang Pebisnis Online

\
Apa itu 'tekanan sosial'? Tekanan sosial adalah semacam komen negatif, perbedaan pendapat dan tekanan dari orang-orang disekitar kita atas apa yang kita lakukan. 

Perbedaan visi-lah yang menjadi penyebab adanya tekanan sosial. Ketika kita memutuskan untuk menjalankan sesuatu dengan keyakinan kita -- tapi orang-orang di sekitar kita justru tidak mendukung dan memberikan komentar negatif atas apa yang kita lakukan -- lantaran mereka tidak tahu dan bahkan tidak mengerti dengan bidang yang kita tekuni serta tujuan yang ingin kita capai.


cara mengatasi tekanan sosial para pebisnis online blogger
Manusia adalah makhluk sosial



Hal ini sering menimpa seorang pebisnis online -- di mana ketika seseorang memutuskan untuk full time berbisnis online dan meninggalkan pekerjaannya -- maka akan datang cemoohan maupun komen negatif. Komen negatif itu bisa datang dari keluarga atau dari lingkungan sekitarnya yang menganggap dirinya 'bodoh' lantaran meninggalkan pekerjaan demi sesuatu yang mereka anggap 'tidak jelas'. 

Seorang pebisnis online akan dianggap sebagai 'pengangguran', melakukan hal yang sia-sia dan dianggap pemalas oleh orang-orang sekitar. Padahal mereka tidak tahu dengan yang namanya bisnis online, apa potensi yang dimiliki bisnis online dan bagaimana kerja keras yang dilakukan oleh seorang pebisnis online di depan komputernya. Mereka tidak tahu dan tidak mengerti, tapi malah berkomentar negatif dan membuat si pebisnis online merasa tak nyaman.

Bahkan yang lebih buruknya lagi, meskipun si pebisnis online sukses dan menghasilkan uang -- orang-orang di sekitarnya justru tidak percaya dan menduga kalau si pebisnis online melakukan hal-hal mistis seperti memelihara tuyul, babi ngepet dan pesugihan. Benar-benar serba salah, gagal salah -- sukses pun salah!

Lalu bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut? Berikut ini cara yang efektif untuk mengurangi tekanan sosial yang menimpa para pebisnis online.


1. Komunikasikan

Hal yang terpenting dalam mengatasi tekanan sosial yang menimpa pebisnis online adalah dengan sering-sering melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang suka berkomentar negatif. Jelaskan kenapa banyak website yang beriklan di TV seperti Traveloka, Tokopedia, Lazada dan lainnya yang merupakan contoh dari perusahaan yang bergerak di dunia internet.

Jelaskan berapa besar penghasilan dari website raksasa seperi facebook, google dan twitter -- disertai bukti berupa tulisan di portal berita tentang hal itu. Jelaskan pula tentang besarnya potensi dari bisnis online ini -- niscaya tekanan sosial akan semakin berkurang karena orang di sekitar kita mulai mengerti dengan apa yang kita lakukan dan yang kita rencanakan. Sebab utama dari tekanan sosial adalah ketidak tahuan yang berujung kepada komen-komen negatif yang menimpa si pebisnis online.



2. Berbisnis Online Usahakan Jangan di Rumah, Tapi di Tempat Lain Seperti Kos

Untuk cara yang kedua ini juga lumayan bagus, tapi hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki budget lebih untuk menyewa rumah atau tempat kos. Kalau bisa jaraknya harus jauh dari rumah.
Taruhlah laptop atau komputer di rumah kos tersebut -- dan si pebisnis online rutin berangkat dari pagi sampai sore ke rumah kos tersebut. Kalau bisa pas berangkat dari rumah, si pebisnis online menggunakan kemeja dan sepatu layaknya seorang karyawan yang berangkat kerja. Cara ini saya jamin akan membuat tekanan sosial yang menimpa dirinya akan berkurang dan bahkan bisa hilang.


3. Seandainya Sukses, Investasikan Uang Dari Bisnis Online Untuk Usaha Offline

Untuk menghindari fitnah karena penghasilan dari usaha online yang bentuk usahanya tak terlihat, ada baiknya agar si pebisnis online menginvestasikan sebagian dari penghasilannya di bisnis online -- untuk membuka bisnis offline. Bisnis offline itu bisa di bidang kuliner, toko baju, parfum dan lain sebagainya. Anggap saja usaha offline itu adalah usaha sampingan, dan si pebisnis online tetap fokus untuk menjalankan bisnis utamanya -- yaitu bisnis online.

Semoga 3 cara di atas bisa membantu para pebisnis online yang dilanda kegalauan lantaran banyaknya tekanan sosial yang menimpa mereka. Salam sukses!


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR

LIHAT JUGA:

Cara menjadi reseller produk virtual di VLShop-Onlenpedia, GRATIS dan TANPA MODAL