--> Skip to main content
Jual Database Supplier, Hanya Rp 35.000



Kesulitan-Kesulitan Dalam Berjualan di Tokopedia

kesulitan tokopedia

Sobat-sobat netizen, kali ini yang saya bahas adalah tentang Tokopedia. Setelah sebelumnya saya membahas tentang Kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Ebay, kali ini yang saya bahas adalah tentang kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Tokopedia.

Sebelumnya sobat-sobat pasti sudah tahu apa itu Tokopedia. Bagaimana Cara berjualan di Tokopedia, apa saja kelebihan dan kekurangan dalam berjualan di Tokopedia dan Apakah bisa sukses berjualan online di Tokopedia? Semuanya sudah saya tulis di artikel-artikel sebelumnya. Sekarang ini yang saya bahas adalah tentang kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Tokopedia.
Apakah penting untuk mengetahui hal ini?

Jawabannya tentu saja penting. Karena dengan mengetahui segala kesulitannya, kita tak akan terkejut pada saat 'maju ke medan perang'. Dengan mengetahui kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Tokopedia, maka kita lebih siap menghadapi segala konsekuensi yang akan terjadi selama berjualan di sana. 

Saya pribadi pun kalau mau memulai sesuatu -- yang pertama kali saya pelajari adalah kesulitan-kesulitannya. Sedangkan keuntungan dan kelebihannya saya anggap sebagai bonus. Intinya yang harus difokuskan adalah kesulitan-kesulitan yang nanti akan dihadapi, siapa tahu bisa kita pecahkan.

Adapun kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Tokopedia antara lain:

1. Persaingan harga yang ketat
Sudah saya jelaskan sebelumnya, kalau berjualan di Tokopedia itu persaingannya teramat ketat. Untuk itu, salah satu cara untuk memenangkan persaingan adalah dengan cara 'membanting harga'. Karena itulah harga barang-barang di Tokopedia sangat murah.

2. Persaingan dari segi banyaknya barang dan feedback positif
Seorang penjual dipandang bagus, wah dan kredibel berdasarkan banyaknya barang yang dijual serta banyaknya feedback positif yang didapat dari penjualan yang sukses. 
Sulit rasanya 'menumbangkan' penjual seperti ini. Kalau stock dan variasi barang bisa kita tambah, namun untuk feedback positif rasanya sulit sekali untuk bisa mengalahkan penjual tersebut. Kecuali kita berani 'membanting harga' dari barang sejenis yang dijual. Ada kemungkinan kita bisa merebut pembeli yang berminat pada barang yang sama.


3. Harus sering-sering mengingatkan pembeli untuk mengkonfirmasi barang yang sudah sampai
Kesulitan ketiga adalah, harus sering-sering mengingatkan pembeli untuk mengkonfirmasi barang yang sudah sampai. Karena pembeli ini sering lalai untuk melakukan 'tugas sesimpel' itu. Jadi sobat-sobat harus sering-sering mengingatkan kepada mereka. 
Kalau bisa mintalah nomor HP atau Pin BB si pembeli, agar dia bisa dengan cepat merespon permintaan kita.

4. Harus merespon keluhan pembeli dengan sigap
Pembeli adalah raja. Begitulah 'hukum rimba' yang berlaku dalam sistem jual-beli. Apalagi melihat karakteristik pembeli di Tokopedia yang 99%nya adalah orang Indonesia -- maka hal seperti ini tergolong penting untuk dilakukan. 
Kita tahu sendiri sifat orang Indonesia banyak bertanya ini dan itu (ketika mau membeli barang). Tapi ujung-ujungnya tidak jadi beli, hehehe..
Tapi tak ada salahnya kalau kita memberikan respon yang lebih bagus daripada penjual lainnya. Tujuannya agar service kita terlihat lebih menonjol ketimbang penjual yang lain.

Sekian dahulu artikel singkat tentang kesulitan-kesulitan dalam berjualan di Tokopedia ini saya bahas. Bagi sobat-sobat yang punya kesulitan dan keluhan yang lain, jangan ragu untuk berbagi pengalaman di kolom komentar.

Terima kasih atas kunjungan sobat-sobat dan Salam sukses!
Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang