--> Skip to main content
Jual Database Supplier, Hanya Rp 35.000



Kurangnya Investor, Salah Satu Penyebab Melambatnya PerekonomianIndonesia

penyebab melambatnya perekonomian indonesia

Salam investasi! Badai krisis ekonomi tengah melanda dunia. Bahkan krisis tahun ini merupakan yang terparah dari yang sebelumnya. Hal itu tentunya membuat perekonomian negara-negara di dunia melambat, tak terkecuali Indonesia. 

Namun, untuk negara-negara maju, krisis ekonomi seperti ini takkan mampu menggoyahkan mereka. Pasalnya ruang fiskal, dan kekuatan pasar modal mereka teramat dahsyat. Kalau untuk Indonesia harus bekerja ekstra keras, agar perekonomian tidak melambat seperti sekarang ini.

Salah satu yang menjadi penyebab melambatnya perekonomian Indonesia adalah, kurangnya investor lokal. Jumlah investor lokal di Indonesia masih di bawah rata-rata. Tercatat tahun 2014 yang lalu, jumlah investor lokal di Indonesia hanya sekitar 400 ribuan orang. Artinya masih berada di bawah 1% dari total jumlah penduduk.

Adalah hal yang wajar ketika pasar modal di Indonesia tidak sekuat di negara maju. Yang menopang pasar modal kita jumlahnya masih jauh dari harapan. Alhasil, pemerintah pun berupaya menjaring investor dari luar. Padahal, di Indonesia masih banyak orang-orang kaya yang 'tak terpantau'. Mengapa harus jauh-jauh mencari investor ke luar negeri?

Orang-orang kaya tersebut memiliki kelebihan dana, namun tak digunakan untuk berinvestasi -- lantaran minimnya pengetahuan. Mereka beranggapan kalau berinvestasi adalah hal yang sulit dipelajari. Padahal sebenarnya Berinvestasi itu simple kok!

Dengan berinvestasi maka anda turut serta dalam memajukan bangsa Indonesia. Apalagi di tengah ekonomi yang sedang terpuruk, dan investor asing yang pada 'kabur', maka saat inilah kita sebagai warga negara Indonesia harus ambil bagian guna 'menopang' perekonomian Indonesia.

Kesenjangan sosial, di mana yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin harus kita kurangi. Caranya adalah, yang kaya memberikan modal usaha (investasi) kepada yang miskin. Jangan lupa untuk mengawasi dan membimbing si miskin tadi, agar dananya benar-benar digunakan semestinya. Ingat, negeri ini memerlukan banyak entrepreneur baru, namun seorang entrepreneur memerlukan permodalan. Dari sinilah peran serta seorang investor harus bisa dimaksimalkan.

Jadi saran saya bagi orang-orang yang memiliki kelebihan dana, agar menginvestasikan dananya demi kemajuan Indonesia. Investasi tak harus emas atau properti, investasi bisa juga dengan saham, memberi suntikan modal kepada UKM atau dengan menabung (deposito) juga termasuk investasi. Karena uang deposito tersebut akan digunakan Bank untuk memberikan kredit kepada para pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya. Jadi, deposito juga tergolong ke dalam investasi, meskipun tak secara langsung

Jadi, kesimpulannya adalah: 
MARI BERINVESTASI, Demi kemajuan Indonesia!

Salam Sukses!

Baca Juga:

Dasar-Dasar Berinvestasi Saham
Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang