--> Skip to main content



Dampak Paket Kebijakan Ekonomi, Rupiah Pun Menguat

Dalam seminggu terakhir, pemerintah bekerja keras guna memulihkan perekonomian yang tengah terpuruk. Hal itu ditandai dengan pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 2 dan Rencana Peluncuran Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 3.

Hasilnya?

Rupiah pun semakin menguat secara signifikan.

paket kebijakan pemerintah, rupiah menguat


Dilansir dari laman Kompas.com, Setelah kemarin sempat mengendor, rupiah pada Jumat (9/10/2015) langsung melejit di awal perdagangan di pasar hingga ke kisaran level 13.400. Menurut data daru Bloomberg, pada pukul 08.20 WIB, mata uang garuda melonjak ke posisi 13.450 per dollar AS, naik 292 poin dibandingkan dengan penutupan kemarin yang berada pada posisi 13.887. Kemarin rupiah melemah 0,48 persen terhadap dollar AS dibandingkan sehari sebelumnya yang berada dilevel 13.887.

Menurut kurs dari Bank Indonesia, Rupiah justru menguat sebesar 1,8% dibandingkan dengan hari sebelumnya. Adapun penyebab pelemahan pada hari sebelumnya dikarenakan aksi wait and see dari pasar. Saat itu pasar dalam posisi menanti langkah selanjutnya.

Well, melihat penguatan Rupiah ini, bukan tidak mungkin iklim investasi turut terkena dampak positif. Seperti yang dibahas sebelumnya, bulan Oktober ini merupakan antiklimaks dari krisis yang menimpa perekonomian Indonesia. Diperkirakan nilai IHSG akan semakin menguat, dan inilah saatnya untuk segera membeli saham di bursa.

Langkah tersebut rupanya sudah dilakukan investor asing. Langkah strategis yang diambil pemerintah dalam bentuk Paket Kebijakan Ekonomi Indonesia Jilid 1, 2 dan 3 rupanya mendapat respon positif dari pasar. Walhasil, Indonesia saat ini menjadi salah satu negara tujuan investasi yang direkomendasikan.

Ayo, tunggu apa lagi!

MARI BERINVESTASI SAHAM, DEMI KEMAJUAN INDONESIA!!


Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang