Skip to main content
iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual
© Onlenpedia Blog Network ™

Impor Dari China: Biaya Kirim Lebih Murah, Bahkan Ada yang Gratis

Salah satu bisnis yang sedang 'hangat-hangatnya' di tahun 2016 adalah, menjadi importir. Adapun produk-produk yang diimpor adalah produk-produk dari negeri China.

Kenapa harus produk China?

Jawabannya adalah, karena murah harganya, unik dan langka produknya, serta murah dalam biaya kirim. Untuk biaya kirim, selain murah -- bahkan ada juga yang sifatnya free international shipping alias pengiriman gratis ke seluruh dunia.

Mengapa bisa demikian?

impor dari china, biaya kirim lebih murah dan ada yang gratis
Ilustrasi dari Pixabay.com

Bagi yang pernah mengirim barang ke luar negeri, atau minimal mengecek tarifnya -- pasti tau kalau pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri itu sangat mahal. Per kilogramnya bisa mencapai 200 hingga 400 ribu rupiah. Alhasil, banyak pebisnis kecil Indonesia yang sulit untuk memasarkan barang ke luar negeri -- lantaran mahalnya biaya kirim.

Hal itu berbanding terbalik dengan negara China. Negeri asal Jackie Chan itu justru memberikan kemudahan bagi UKM mereka yang ingin mengekspor barang ke luar negeri. Pemerintah memberikan subsidi dalam hal pengiriman barang ke luar negeri, bahkan ada pula yang digratiskan.

Mengapa pemerintah China mau melakukan hal itu?

Jawabannya, karena pemerintah China ingin agar uang dari luar negeri masuk ke negara mereka.

Di negeri China, sebagian besar penduduknya adalah pengusaha. Apabila pasar mereka hanya untuk dalam negeri, maka dijamin -- persaingannya akan sangat ketat. Kemungkinan terburuknya bisa lebih banyak produsen ketimbang konsumen di China.

Melihat hal tersebut, pemerintah China pun 'berinisiatif' untuk MEMPERLUAS PASAR bagi UKM-UKM mereka. Caranya adalah, dengan membuka pasar sampai ke luar negeri dengan cara ekspor.

Kendala-kendala seperti biaya kirim, dan lain sebagainya semakin dipermudah oleh pemerintah. Jadi, persaingan bisnis para pengusaha China terasa lebih 'ringan' -- karena pangsa pasar yang teramat luas (seluruh dunia).

Apakah pemerintah China tidak rugi dengan memberikan subsidi pengiriman tersebut?

Untuk jangka pendek, tentu saja pemerintah akan rugi. Berapa banyak biaya yang harus ditanggung pemerintah China setiap harinya -- ketika ekspor dari UKM membludak. Namun, kalau berbicara untuk jangka panjang -- strategi ini sangatlah bagus. Kemajuan perekonomian akan semakin terlihat, di mana akan banyak uang-uang dari negara lain yang masuk ke negara tersebut.

Hal itu pun akhirnya terbukti dengan fakta yang terlihat di lapangan. Negara China dalam beberapa tahun terakhir 'menjelma' menjadi negara 'adidaya ketiga' setelah Amerika Serikat dan Rusia. Untuk segi perekonomian, negara China adalah yang paling besar pertumbuhannya di dunia.

Sangat mencengangkan bukan?

Rupanya apa yang telah dilakukan oleh pemerintah China terbukti berhasil -- dengan kemajuan ekonomi yang sangat mencengangkan.

Melihat hal di atas, kita bisa menjadikannya sebagai peluang bisnis yang tepat -- di mana kita akan menjual produk-produk China yang langka, unik dan murah di daerah tempat tinggal kita. Kemungkinan suksesnya sangat besar, karena kita tidak memiliki pesaing. Yang ada malah kita yang menjadi Supplier/vendor -- dan memiliki banyak reseller yang menjualkan produk kita.

Silahkan baca ulasan lengkapnya di:



Belajar dari karakteristik orang Indonesia yang suka dengan produk murah dan suka dengan sesuatu yang baru -- tentunya sangat pas untuk memasarkan produk-produk Impor. Selain memperoleh margin keuntungan yang besar (hingga 900%), kita juga bisa menjadi pelopor produk-produk baru yang inovatif di Indonesia.

Sangat menggiurkan bukan?

Sekian dahulu artikel dari kami mengenai biaya kirim barang impor dari China yang sangat murah dan gratis. Semoga ulasan ini bisa memberikan manfaat bagi sobat semuanya.

Jangan lupa, segera action!

Baca Juga