Pemerintahan di era Jokowi - JK rupanya sangat serius mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia. Dukungan tersebut utamanya ditujukan pada ekosistem startup yang ada di Indonesia. Tentunya hal ini menjadi kabar gembira bagi para pegiat bisnis digital yang ada di Tanah Air.
Lalu, seperti apakah bentuk dukungan pemerintah terhadap bisnis digital di Indonesia?
Dilansir dari laman id.techinasia.com, pemerintah melalui Kemeninfo tengah mencanangkan program bernama 1000 Startup Digital. Program tersebut menargetkan ada 1000 startup di Indonesia pada tahun 2020 -- dengan total valuasi yang mencapai US$10 miliar (sekitar Rp133 triliun). Tentunya hal ini menjadi kabar baik bagi pegiat bisnis digital, terutama yang berstatus sebagai startup founder.
Untuk teknisnya, program 1000 Startup ini akan diselenggarakan di 10 kota besar di Indonesia. 10 Kota yang dimaksud antara lain:
- Jakarta
- Bandung
- Surabaya
- Yogyakarta
- Semarang
- Malang
- Medan
- Bali
- Makassar
- Pontianak.
Untuk step by step nya, penyelenggaraan program yang diberi nama Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini akan dilakukan di Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta pada bulan Juni hingga September 2016. Kemudian dilanjutkan di kota Bandung, Semarang, dan Malang pada bulan September sampai Desember tahun ini. Untuk kota Medan, Pontianak, Makassar dan Denpasar akan menyusul.
Strategi pemerintah dalam program 1000 startup digital
Sebenarnya program pemerintah ini lebih cenderung mengarah kepada semacam program 'seleksi'. Jadi, para peserta dari 10 kota akan diikut sertakan dalam seleksi yang terbagi ke dalam 5 tahap, antara lain:
1. Ignition
Tahap ini merupakan yang paling awal dan paling mudah. Di sini hanya sekedar pemberian seminar bertema entrepreneurship saja kepada masyarakat Indonesia.
Untuk tahap ini, pemerintah menargetkan sebanyak 4000 peserta yang mengikuti seminar. Nanti akan diseleksi hingga mendapatkan 2000 peserta terbaik yang akan maju ke tahap selanjutnya.
2. Workshop
Sesuai namanya, tahap workshop ini berisi tentang pembekalan kepada para peserta mengenai berbagai hal yang mereka perlukan ketika membangun sebuah startup. Di sana akan dijelaskan lebih jauh mengenai Design Thinking, Market Validation dan Business Model.
Dari 2000 peserta yang ikut ditahap ini, akan dikerucutkan menjadi 1000 peserta. Keseribu peserta yang terpilih berhak untuk maju ke tahap selanjutnya.
3. Hackathon
Di tahap ini, 1000 peserta diminta untuk membuat prototipe dari ide startup mereka. Seperti di tahap-tahap sebelumnya, di tahap ini para peserta juga akan 'dikerempengkan' menjadi lebih kecil. Adapun jumlah peserta yang 'lulus' tahap ini adalah sebanyak 500 peserta, dan mereka berhak untuk maju ke tahap selanjutnya.
4. Bootcamp
Di tahap ini, para peserta akan mendapatkan mentoring yang lebih jauh lagi seputar dunia startup. Mereka akan dibimbing tentang cara menjalankan bisnis mereka dengan baik, efektif dan efisien.
Di tahap ini 'seleksi alam' akan kembali terjadi -- di mana hanya ada 200 peserta yang berhak lolos ke tahap selanjutnya.
5. Inkubasi
Tahap inkubasi merupakan tahap terakhir dari Program Nasional 1000 Startup Digital. Di tahap ini, para peserta akan mendapatkan pelatihan agar startup mereka bisa mendapat valuasi yang diharapkan.
Dengan 200 peserta setiap tahunnya, pemerintah berharap target 1.000 startup digital di tahun 2020 bisa tercapai.
Baca juga:
Itulah kelima tahapan program 1000 startup digital yang dicanangkan pemerintah. Tentunya hal ini merupakan kabar yang sangat dinanti para pebisnis digital, karena pemerintah sangat serius dalam mendukung ekosistem digital di negeri kita yang tercinta ini.
Bagi anda yang berminat untuk ikut dalam program 1000 startup digital, silahkan pelajari caranya di:
www.1000startupdigital.id
Semoga bermanfaat!