Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

Berita Ekonomi Indonesia: Penerimaan Tax Amnesty Sudah Di Atas 60 Persen

Berita ekonomi Indonesia - Kehadiran Menteri Keuangan baru, yaitu Sri Mulyani merupakan sosok yang sangat tepat -- guna mengatasi persoalan pajak.

Awalnya, program Tax Amnesty berjalan sangat lambat dan membuat pemerintah pesimis. Namun semenjak penunjukkan Sri Mulyani, tampaknya program Tax Amnesty mulai menunjukkan progress yang cukup memuaskan. Berdasarkan berita ekonomi terbaru yang dilansir dari laman Metrotvnews.com, hingga awal Oktober -- penerimaan Tax Amnesty sudah di atas 60 persen dari target penerimaan pajak yang dicanangkan pemerintah.

Seperti apakah kisahnya?


berita ekonomi indonesia penerimaan tax amnesty
Berita Ekonomi: Tax Amnesty


Berdasarkan rilis dari Kementrian Keuangan, program Tax Amnesty mencatat realisasi pendapatan negara mencapai Rp 1.081,2 Triliun pada 30 September 2016. Jumlah tersebut setara dengan 60 persen dari target penerimaan pajak berdasarkan APBN-P 2016 yang totalnya Rp 1.786 triliun. Informasi tersebut didapat langsung dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati -- dalam rapat kerja bersama Komisi DPR RI.

Apabila dirincikan, maka penerimaan pajak telah mencapai mencapai angka Rp 89 triliun atau 58,2 persen dari target Rp 1.539,2 triliun yang belum dikoreksi dengan adanya potensi shortfall Rp 219 triliun.

"Kalau dibandingkan tahun lalu 53,8 persen agak lebih baik sedikit," tutur Sri Mulyani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dilansir dari laman Metrotvnews.com.

Menurutnya, pencapaian tersebut sudah termasuk hasil uang yang didapat dari program tax amnesty periode pertama sebesar Rp 97,2 triliun, dan pencapaian pajak penghasilan (PPh) non migas meningkat dari Rp 357,8 triliun menjadi Rp 476 triliun.

"Itu suatu peningkatan yang cukup besar terutama berasal dari tax amnesty," tambah Sri.

Untuk sektor lainnya, yaitu cukai rupanya mengalami penurunan nominal pendapatan sebesar Rp 10 triliun -- dari tahun sebelumnya Rp 88 triliun -- menjadi Rp 78 triliun di tahun ini. Begitu pula dari segi persentase -- yang mengalami penurunan dari 61 persen di tahun lalu -- menjadi 53 persen di tahun ini.

Kemudian untuk penerimaan negara bukan pajak (PNPB) realisasinya sudah mencapai Rp 183,8 triliun -- atau 70 persen dari target di APBN sebesar Rp 245 triliun.

"Pendapatan negara realisasinya mungkin karena pelaksanaan tax amnesty pada September. Namun keseluruhan penerimaan perpajakan kita sebetulnya masih perlu kita jaga dan ditingkatkan," tutup Sri.

Baca juga:



Itulah dia berita ekonomi terbaru seputar program Tax Amnesty di Indonesia. Dari kabar di atas tampak jelas kalau sinyal positif dari penerimaan pajak mulai terlihat -- semenjak kehadiran sang pakar, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani. Jadinya, target penerimaan pajak berdasarkan APBN optimis bisa dicapai -- meskipun secara perlahan.


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR