Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

Mengenal Sistem Ekonomi Jepang, Salah Satu Negara Industri Paling Maju di Dunia

Setelah membahas tentang sistem ekonomi China, tiba saatnya untuk membahas tentang sistem ekonomi negara besar lainnya, yaitu Jepang.

Seperti diketahui, Jepang merupakan salah satu negara Industri paling maju di dunia. Bahkan negara ini pernah menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia, namun akhirnya dilewati oleh Amerika Serikat dan China. Dan saat ini perekonomian Jepang merupakan yang terbesar ketiga di dunia.

Lantas, seperti apakah sistem ekonomi yang dianut Jepang?


Berikut ulasannya!


sistem ekonomi jepang negara industri maju dunia
Sistem ekonomi negara Jepang


Sistem perekonomian yang dianut Jepang

Pada dasarnya, sistem ekonomi Jepang menganut sistem ekonomi pasar bebas dan terindustrisasi. Sistem ini hampir mirip dengan sistem ekonomi yang dianut negara-negara industri lainnya, seperti Jerman, Amerika Serikat, Inggris, dan negara maju lainnya.

Jepang merupakan negara perekonomian ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan China. Perekonomian Jepang pun sangat efisien dan bersaing dalam perdagangan internasional, khususnya di bidang industri. Namun Jepang memiliki kelemahan dari segi produktivitas di bidang agrikultur, distribusi, dan pelayanan yang lebih rendah.

Perlu anda ketahui, Jepang pernah mencapai pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia, dari era '60-an hingga '80-an. Namun ekonomi Jepang merosot sangat drastis di awal '90-an, ketika terjadi bubble.

'Karakteristik' Jepang sebagai negara yang memiliki kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) terbaik, mampu membuat mereka bangkit dari krisis. Perlahan tapi pasti Jepang mampu bangkit sejak era millenia, yakni tahun 2000-an. Dan pada tahun 2004 perekonomian Jepang mengalami pertumbuhan tertinggi sejak tahun 1990.

Jepang merupakan negara dengan Sumber Daya Alam yang rendah. Dari situlah mereka belajar untuk mengandalkan kemampuan Sumber Daya Manusia, terutama di bidang industri dan perdagangan. Alhasil, industri dan perdagangan -lah yang mampu 'menolong' perekonomian Jepang agar terus tumbuh dengan baik.


Perekonomian di sektor jasa

Sekitar tiga perempat dari total penghasilan ekonomi Jepang berasal dari sektor jasa. Untuk sektor jasa, Jepang mengandalkan perbankan, asuransi, real estat, bisnis eceran, transportasi, dan telekomunikasi.

Untuk bidang transportasi, Japan Airlines merupakan salah satu andalan mereka. Japan Airlines diketahui merupakan salah satu maskapai penerbangan terbesar di dunia, yang menjadi pilihan utama wisatawan baik lokal maupun internasional yang pergi ke Jepang, maupun pergi ke luar Jepang.


Perekonomian di sektor industri

Sektor industri merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Jepang. Biasanya hasil industri Jepang diekspor ke negara lain, seperti produk-produk otomotif, elektronik, komputer, gadget, semikonduktor, besi, dan baja.

Kemudian ada pula industri penting lainnya dalam perekonomian Jepang, seperti petrokimia, farmasi, bio industri, galangan kapal, dirgantara, tekstil, dan makanan yang diproses.

Adapun kawasan industri Jepang tersebar di beberapa perfektur, seperti:

- Di wilayah Kanto, kawasan industri berada di Chiba, Kanagawa, Saitama, dan Tokyo

- Di wilayah Tokai, kawasan industri Chukyo - Tokai berada di Aichi, Gifu, Mie, dan Shizuoka

- Di wilayah Kansai, kawasan industri Hanshin berada di Osaka, Kyoto, dan Kobe

- Kawasan industri Setouchi mencakup barat daya Pulau Honshu dan bagian utara Shikoku sekitar Laut Pedalaman Seto

- Di Kyushu, kawasan industri berada di bagian utara Kyushu.


Baca juga:


Itulah dia penjelasan singkat mengenai sistem ekonomi Jepang, yang ternyata menganut sistem pasar bebas dan terindustrisasi.

Seperti yang diketahui, Jepang merupakan negara dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia. Tentunya Indonesia patut mencontoh sistem ekonomi yang dijalankan Negeri Sakura tersebut, agar bisa lebih maju lagi.


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR