Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

3 Sistem Ekonomi Zaman Sekarang yang Digunakan Negara-Negara di Dunia

Zaman sekarang segala sesuatu semakin maju, termasuk juga dengan sistem perekonomian. Dahulu kala, sistem ekonomi masih 'primitif' yakni menganut sistem ekonomi feodalisme, sistem ekonomi tradisional, dan sistem ekonomi 'jadul' lainnya. Namun, seiring waktu berjalan, sistem ekonomi zaman sekarang pun ber'evolusi' menjadi sistem ekonomi yang modern. Dan sistem ekonomi tersebut terbagi ke dalam 3 macam sistem yang banyak digunakan negara-negara di dunia.

Lantas, apa saja sistem ekonomi yang digunakan negara-negara di zaman sekarang?

Jawabannya adalah 3 sistem ekonomi di bawah ini!


sistem ekonomi zaman sekarang yang banyak digunakan di dunia
Sistem ekonomi zaman sekarang



1. Sistem ekonomi liberal (kapitalisme)

Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara penganut paham kapitalisme. Sistem ini memiliki konsep bahwa tiap-tiap warga negara bebas melakukan kegiatan ekonomi dan bersaing secara bebas untuk menjadi yang 'terkuat'. Negara tidak terlalu ikut campur dalam kegiatan perekonomian, alhasil terjadilah 'pasar persaingan sempurna'.

Sistem ekonomi liberal merupakan sistem terpopuler dan paling banyak diterapkan negara negara di dunia. Dan sistem ini biasanya diterapkan oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, negara-negara di Eropa, dan sebagian negara di benua Asia.


2. Sistem ekonomi sosialis (etatisme)

Sistem ekonomi sosialis (etatisme) merupakan kebalikan dari sistem ekonomi liberal (kapitalis). Kalau di sistem ekonomi liberal negara tak terlalu ikut campur dalam perekonomian, beda dengan sistem ekonomi sosialis yang didominasi oleh campur tangan pemerintah.

Segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh warga negara dibatasi oleh negara, dan negara -lah yang menguasai sektor-sektor penting perekonomian. Apabila ada perusahaan swasta yang maju dengan pesat, biasanya akan dinasionalisasi alias dijadikan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Adapun negara-negara yang menganut sistem ekonomi sosialis biasanya adalah negara-negara dengan paham komunis. Mereka adalah Rusia, Korea Utara, Kuba, China, dan negara komunis lainnya.

Namun belakangan sistem ekonomi di negara China mulai 'berbau' liberal, meski tak 'se-liberal' di negara-negara barat. Alhasil, sistem ekonomi China ber'evolusi' menjadi sistem ekonomi campuran (liberal+sosialis).


3. Sistem ekonomi campuran

Sistem ekonomi zaman sekarang yang ketiga adalah sistem ekonomi campuran. Sistem ini memiliki konsep campuran antara liberal dengan sosialis, di mana setiap warga negara berhak untuk 'bersaing' dalam kegiatan ekonomi, namun pada praktiknya harus diawasi oleh pemerintah.

Secara 'ideologis', sistem ekonomi ini adalah yang paling bagus, karena mengambil sisi positif dari sistem ekonomi liberal dan sisi positif dari sistem ekonomi sosialis, yang kemudian 'dicampurkan' menjadi satu. Namun, dari segi kemajuan -- sistem ini kalah maju dari sistem ekonomi pasar bebas (liberal).

Adapun negara-negara yang menganut sistem ekonomi campuran seperti Indonesia, China, dan negara-negara berkembang lainnya.

Baca juga:



Itulah dia ulasan singkat mengenai 3 sistem ekonomi zaman sekarang yang banyak diterapkan oleh negara-negara di dunia, yakni sistem ekonomi liberal, sosialis, dan campuran. Semoga penjelasan di atas bisa dipahami dan menambah wawasan anda seputar sistem ekonomi dunia.


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR