--> Skip to main content



Seperti Apakah Perkembangan Sistem Ekonomi Global di Indonesia Saat Ini?

Zaman semakin maju, di mana sistem ekonomi tradisional mulai 'tenggelam' dan banyak negara yang mulai 'terpengaruh' dengan sistem ekonomi global. Hal itu juga berlaku pada negara kita yang tercinta, yakni Indonesia.

Lantas, seperti apakah perkembangan sistem ekonomi global di Indonesia?

Berikut ulasannya!



perkembangan sistem ekonomi global di indonesia
Sistem ekonomi global di Indonesia


Sebelum membahas tentang perkembangan sistem ekonomi global di Indonesia, ada baiknya agar kita mengetahui sistem ekonomi apa saja yang tergolong ke dalam sistem ekonomi global saat ini.

Perlu anda ketahui, sistem ekonomi global di era sekarang ini dikelompokkan menjadi tiga, yakni:

- sistem ekonomi liberal (kapitalis)
- sistem ekonomi etatisme (sosialis)
- sistem ekonomi campuran.

Seperti yang diketahui, sistem ekonomi liberal memiliki ciri bahwa warga negara diberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah, sehingga menciptakan 'persaingan yang sempurna'. Kemudian, sistem ekonomi sosialis memiliki ciri sebagai sistem ekonomi yang terpusat pada pemerintah, dan rakyat tak memiliki hak sama sekali dalam hal kepemilikan aset negara. Yang terakhir, yaitu sistem ekonomi campuran yakni merupakan sistem ekonomi yang mengkombinasikan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi sosialis.


Sistem ekonomi global yang umum digunakan di seluruh dunia

Dilihat dari sistem ekonomi global yang banyak diterapkan negara-negara di dunia, tampaknya sistem ekonomi liberal adalah yang paling banyak digunakan.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya pihak swasta yang dibebaskan mengembangkan usahanya -- seluas mungkin tanpa dibatasi. Dan hal itu bisa diartikan bahwa kaum yang bermodal bisa menguasai perekonomian.

Anda bisa melihat realita zaman sekarang, di mana yang 'menguasai dunia' memang orang-orang yang memiliki modal besar. Bahkan banyak dari mereka yang ikut terjun ke dunia politik, guna 'memuluskan' bisnis mereka. Alhasil, yang kaya akan semakin kaya -- dan yang miskin akan semakin miskin.

'Pertanda' selanjutnya yang mengindikasikan bahwa sistem ekonomi liberal banyak digunakan secara global adalah dalam hal eksploitasi besar-besaran pada sumber daya alam, tanpa memikirkan dampaknya pada lingkungan untuk masa yang akan datang. Hal itu bisa dilihat dari eksplorasi di bidang pertambangan, penebangan hutan untuk membuka lahan baru, reklamasi, dan lain sebagainya.

Tampak jelas kalau manusia semakin 'rakus', ingin menjadi orang terkaya, ingin memenangkan persaingan, dan ingin menjalankan ekonomi sebebas-bebasnya dari aturan pemerintah. Inilah yang mengindikasikan bahwa sistem ekonomi liberal semakin 'menguasai' sistem perekonomian global.


Lantas, bagaimana dengan perkembangan sistem ekonomi global di Indonesia?

Meskipun ada indikasi yang mengarah ke sistem ekonomi liberal, namun sistem perekonomian global di Indonesia lebih terkontrol dan tidak 'kebablasan'. Meskipun warga negara diberikan hak untuk melakukan kegiatan perekonomian, namun dalam aturannya akan diawasi oleh pemerintah. Segala macam kebijakan dan regulasi akan dikeluarkan pemerintah, agar perekonomian tidak 'sebebas' sistem ekonomi liberal. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan, untuk sebesar-sebesar kemakmuran rakyat.

Jadi, sistem ekonomi global yang berkembang di Indonesia lebih kepada sistem ekonomi campuran, yang mana kebebasan warga negara dalam melakukan kegiatan ekonomi akan diatur dan diawasi oleh pemerintah.


Baca juga:



Itulah dia pembahasan mengenai perkembangan sistem ekonomi global di Indonesia dan dunia. Dapat ditarik kesimpulan, bahwa dominasi sistem ekonomi global ada pada 3 sistem, yakni liberal, sosialis, dan campuran, dan Indonesia lebih cenderung mengarah ke sistem ekonomi campuran

Semoga bermanfaat!


Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang