Skip to main content

3 Alasan Kenapa Indonesia Menjadi "Pasar yang Empuk" Bagi Negara Lain

Onlenpedia.com | Keberadaan Indonesia sebagai negara berkembang mampu 'mencuri' perhatian negara lain. 'Mencuri' perhatian yang dimaksud di sini adalah dalam hal 'pangsa pasar', di mana Indonesia merupakan 'lahan empuk' untuk memasarkan produk-produk negara lain.

Banyak produsen dari berbagai negara yang memanfaatkan Indonesia sebagai pangsa pasar, hal itu disebabkan karena 3 penyebab berikut ini.

Apa sajakah itu?


kenapa indonesia menjadi pasar yang empuk bagi negara lain
Indonesia adalah pasar bagi negara lain / via Pixabay


1. Jumlah penduduk yang banyak

'Pasar yang empuk' disebabkan karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Tercatat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-5 di dunia, yakni lebih dari 250 juta jiwa.

Banyaknya jumlah penduduk inilah yang menjadikan 'daya tarik' Indonesia sebagai pangsa pasar yang empuk bagi negara lain. Apalagi dominasi masyarakat kelas menengah dengan daya beli yang bagus, membuat banyak negara berlomba-lomba memasarkan produk mereka di Indonesia.


2. Masyarakat yang berkarakter konsumtif

Jumlah penduduk yang besar, namun berkarakter produktif -- belum tentu menjadi pangsa pasar yang empuk bagi negara lain. Seperti China yang tercatat memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia (1,3 milyar lebih), justru menjadi negara produsen / eksportir produk-produk manufaktur.

Beda halnya dengan Indonesia yang memiliki banyak penduduk, namun karakternya sangat konsumtif. Hal inilah yang menyebabkan negara-negara lain sangat tertarik menjual produk di Indonesia. Sifat masyarakat Indonesia yang agak boros, suka membeli sesuatu yang baru, dan rada-rada gengsian, membuat banyak produk mahal dan branded dari luar negeri laku keras di negara ini.


3. Belum ada SDM lokal yang mumpuni

Tidak seperti Jepang, Korea Selatan, dan China yang memiliki SDM berkualitas, SDM di Indonesia masih jauh di bawah 3 'macan Asia' tersebut.

Penduduk China yang memiliki 'kekuatan dagang' yang bagus, serta penduduk Jepang dan Korea yang memiliki pengetahuan akan teknologi yang tinggi -- agaknya susah untuk dikejar oleh Indonesia. Hal itu dikarenakan sebagian besar penduduk Indonesia yang malas untuk maju, sistem pendidikan yang buruk, dan ambisi yang lemah, membuat Indonesia menjadi 'pasar yang empuk' bagi negara lain. Dengan SDM yang masih di bawah negara-negara 'macan Asia', maka sangat sulit bagi Indonesia untuk melakukan inovasi -- terutama di bidang teknologi. Bahkan dengan India saja Indonesia masih tertinggal jauh.


Baca:



Itulah dia penjelasan tentang 3 penyebab kenapa Indonesia menjadi 'pasar yang empuk' bagi negara lain. Miris memang mengetahui kenyataan tersebut, dan perlu sekali agar Indonesia mampu merubah kualitas SDM-nya, agar bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


Baca Juga