Skip to main content

Pengertian dan Macam-Macam Sistem Ekonomi di Dunia yang Saat ini Paling Banyak Diterapkan

Dewasa ini, sistem ekonomi yang diterapkan negara-negara di dunia jauh lebih modern dan beragam.

Tak seperti dijaman dulu yang lebih tradisonal, sistem ekonomi di zaman sekarang lebih kompleks namun terstruktur.


Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang sistem ekonomi di era sekarang, di sini akan dipaparkan tentang:

A. Pengertian sistem ekonomi

B. Macam-macam sistem ekonomi dunia yang paling populer.

Seperti apakah detailnya?


pengertian dan berbagai macam sistem ekonomi di dunia yang populer
Pengertian dan macam-macam sistem ekonomi di dunia / image via Pixabay


A. PENGERTIAN SISTEM EKONOMI

Sebelum memaparkan tentang macam-macam sistem ekonomi di dunia, anda perlu memahami apa itu sistem ekonomi. 

Pengertian dari sistem ekonomi adalah -- cara suatu negara mengatur kehidupan ekonominya dengan menggunakan perangkat tertentu, seperti peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang bersifat makro.


Tiap-tiap negara menganut sistem ekonomi yang berbeda-beda.

Semua tergantung pada keputusan dari lembaga tertinggi atau yang paling berkuasa dari negara tersebut.

Biasanya keputusan didasarkan pada pertimbangan filsafat, budaya, sejarah, cita-cita rakyat serta motif-motif tertentu dari pemerintah.


Baca juga:



B. MACAM-MACAM SISTEM EKONOMI DI DUNIA

Berikut ini ada berbagai macam sistem ekonomi yang paling banyak digunakan negara-negara di dunia, antara lain:


1. Sistem Ekonomi Sosialis (Terpimpin)

Sistem ekonomi sosialis (terpusat atau terpimpin) adalah sistem ekonomi yang segala sesuatunya diatur oleh pemerintah pusat.

Pemerintah memegang kontrol penuh atas sistem ekonomi dalam suatu negara, dan memiliki kewenangan untuk menentukan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

Dalam sistem ekonomi sosialis, apabila ada perusahaan swasta yang memiliki kinerja bagus -- besar kemungkinan akan dinasionalisasi (dijadikan BUMN).

Sistem ekonomi sosialis sendiri tercipta berdasarkan ajaran Karl Mark (1818-1883) -- yang tercantum dalam bukunya Das Kapital dan Manifesto Komunis.


2. Sistem Ekonomi Liberal (kapitalis)

Sistem ekonomi Liberal merupakan kebalikan dari sistem ekonomi sosialis.

Kalau pada sistem ekonomi sosialis -- pemerintah yang memegang peran sentral dalam mengatur kehidupan ekonomi, maka pada sistem ekonomi liberal pengaturan kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan pada masyarakat (persaingan pasar).

Sistem ini mengharuskan masyarakat untuk menentukan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

Pada sistem ini segala kegiatan ekonomi akan ditentukan oleh kekuatan pasar, yakni kekuatan yang dibentuk oleh pertemuan antara permintaan dan penawaran.

Tidak heran, dalam sistem ini -- kaum bermodal (kapitalis) -lah yang mendominasi kegiatan perekonomian.

Dan pemerintah tak berwenang untuk 'mengekang' hal itu.


3. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran, sesuai namanya -- adalah gabungan dari sistem ekonomi sosialis dengan sistem ekonomi liberal.

Kebebasan dalam kegiatan perekonomian diberikan kepada masyarakat, namun peran pemerintah masih ada -- yakni sebagai pengendali dan pengawas kegiatan ekonomi.

Keberadaan sistem ekonomi campuran ditujukan untuk menghindari sisi negatif dari sistem ekonomi liberal dan sosialis, sekaligus mengambil sisi positif dari kedua sistem tersebut.


4. Sistem Ekonomi Syariah (Islam)

Sistem ekonomi syariah (Islam) merupakan sebuah sistem perekonomian yang didasarkan pada ajaran dan syariat Islam.

Sumber dari keseluruhan sistem ini berasal dari Al-Qur’an, Al-Hadis, As-Sunnah, Ijma, dan Qiyas.

Karena berdasarkan pada syariat Islam, maka sistem ekonomi ini akan jauh berbeda dengan sistem ekonomi liberal (kapitalis) dan sistem ekonomi sosialis (terpimpin).


Sistem ekonomi Islam sendiri memiliki sifat dasar sebagai ekonomi Rabbani dan Insani.

Disebut ekonomi Rabbani karena sarat dengan arahan dan nilai-nilai Ilahiah.

Dan disebut sebagai ekonomi Insani karena system ekonomi ini dilaksanakan dan ditujukan untuk kemakmuran manusia.


Biasanya sistem ekonomi Islam ini dianut oleh negara-negara di kawasan Timur Tengah -- yang notabene mayoritas penduduknya beragama Islam.


Baca juga:



Itulah dia pemaparan tentang pengertian dan macam-macam sistem ekonomi yang dianut negara-negara di dunia. Sebagai tambahan, silahkan baca juga:



Semoga bermanfaat!


(Sumber: ilmuekonomi.net)


Baca Juga