Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

Cara Berjualan Secara Dropship di Bukalapak

Onlenpedia.com | Era marketplace sepertinya sedang 'menghantam' Indonesia. Ya, dengan semakin boomingnya tren belanja online, maka situs-situs marketplace jadi pilihan utama para buyer online untuk beburu produk.

Mengapa harus marketplace?

Karena di situs marketplace terdapat banyak penjual yang bersaing dari segi harga, pelayanan, produk-produk baru, dan lainnya. Kesemua persaingan tersebut tentu memberi dampak positif bagi pembeli, di mana pembeli akan 'dimanjakan' dengan berbagai promo yang menggiurkan.


Bicara soal fenomena situs marketplace (seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee), apakah anda hanya berdiam diri dan menjadi penonton saja?

Alangkah baiknya agar anda memanfaatkan momen ini, yakni dengan mencari pundi-pundi uang dari situs-situs tersebut (dengan menjadi penjual).


Lantas, bagaimana kalau tak memiliki stok barang sendiri?

Jawabannya, bisa dilakukan dengan menjalankan sistem dropship.

Caranya?


tutorial berjualan secara dropship di bukalapak
Cara dropship di Bukalapak / via tampilan situs Bukalapak versi mobile


Guna menjawab berbagai pertanyaan di atas, di sini akan dipaparkan cara menjalankan bisnis dropship di situs marketplace. Namun untuk artikel kali ini hanya akan menjelaskan tentang cara berjualan sistem dropship di salah satu situs marketplace, yakni Bukalapak.


Baca juga:



Langkah-langkah menjalankan bisnis dropship di Bukalapak


Tanpa berbasa-basi lagi, berikut ini 5 langkah berjualan secara dropship di Bukalapak, yaitu:


1. Pilih supplier di marketplace lain

Bisnis dropship adalah bisnis yang (sesungguhnya) sangat bergantung pada supplier. Maka dari itu, pemilihan supplier yang tepat menjadi kunci kesuksesan dari bisnis ini.

Apabila anda ingin menjalankan bisnis dropship di Bukalapak, maka cobalah mencari supplier di marketplace lain (selain Bukalapak). Adapun marketplace yang kami rekomendasikan untuk anda adalah Tokopedia, di mana di sana merupakan 'surga'nya supplier selain itu Tokopedia juga sangat friendly dengan yang namanya sistem dropship.

Untuk tips memilih supplier di Tokopedia, pilihlah supplier yang:

- Gold merchant
- Pointnya sudah ribuan
- Proses cepat antara pengepakan dengan pengiriman
- Online 1-2 jam yang lalu
- Jumlah produknya di atas 100
- Rata-rata kualitas produknya di atas 4,3.

Jangan lupa, pilihlah hanya 1 supplier saja untuk 1 toko, guna menghindari double biaya kirim. Apabila anda memiliki lebih dari 1 supplier dalam lapak anda, kemudian ada pembeli yang membeli produk lebih dari 1 dan (kebetulan) beda supplier, maka hal itu akan menjadi masalah bagi anda. Artinya, anda harus mengorder 2 kali ke supplier yang berbeda, dan produk akan dikirim satu per satu (beda supplier) dan tentu berat di ongkos kirim.


2. Daftar di Bukalapak

Setelah anda menemukan supplier yang tepat, tiba saatnya anda untuk 'memajang' produk-produk supplier tersebut di lapak anda.

Pertama-tama anda harus mendaftar (sign up) di Bukalapak. Isi data-data yang diperlukan seperti nama, email, foto profil, dan lain sebagainya.

Selanjutnya anda bisa memulai buka lapak anda. Usahakan alamat toko anda sama persis dengan alamat supplier anda. Kemudian untuk dukungan pengiriman, catatan pelapak, aturan pengembalian barang, dan 'aturan' lainnya harus sama persis dengan supplier anda.

Khusus untuk pengiriman, hindarilah untuk menggunakan pengiriman di hari yang sama (seperti GO-Send) karena sangat tidak bagus untuk dropshipper (pasti berujung komplain). Trust me!


3. Salin produk dari supplier ke lapak anda

Setelah anda membuka lapak di Bukalapak, tiba saatnya untuk memposting produk satu-persatu di lapak tersebut.

Ada berbagai cara memposting produk di Bukalapak, yakni:

- Cara manual (c*py past* produk satu-persatu, dari nama, foto, hingga spesifikasi produk)

- Cara otomatis (menggunakan tools scraper pihak ketiga (beli))

Note: Cara manapun yang anda gunakan, anda harus mengedit judul maupun spesifikasi produk agar tidak sama persis dengan milik supplier. Selain itu anda bisa menambahkan berbagai kata kunci (keyword) agar bagus secara SEO.


Dari kedua pilihan cara di atas, admin menyarankan agar anda menggunakan cara manual. Meskipun melelahkan (upload satu-persatu), namun cara manual memiliki beberapa kelebihan, seperti:

- Anda bisa sambil mempelajari spesifikasi produk saat posting, hal ini bagus dalam hal pengetahuan akan produk yang anda jual.

- Bagus untuk SEO apabila anda post 5-10 produk per hari secara rutin, ketimbang scrape ratusan produk per hari, kemudian toko dibiarkan begitu saja.

- Cara manual lebih aman, dan cara otomatis sewaktu-waktu bisa ketahuan oleh sistem marketplace dan toko anda bisa kena suspend.


4. Promosikan lapak anda

Setelah anda memajang produk anda secara rutin setiap hari, tak ada artinya kalau anda tidak melakukan promosi. Lakukanlah promosi pada toko anda, bisa melalui:

- Blog pribadi

- Media sosial (Facebook atau Instagram)

- Media chatting

- Di forum-forum yang relevan

- Promosi berbayar (Push Promotion Bukalapak, FB Ads, IG Ads, atau Google Adwords).

Dari semua cara promosi di atas, yang terbukti paling efektif adalah melalui Push Promotion Bukalapak, karena promosinya langsung di platform milik Bukalapak.


5. Apabila ada yang membeli produk dropship anda, segera beli di supplier

Ketika anda sukses mempromosikan produk yang anda jual dan ada pembeli yang membeli produk dropship anda, maka tiba saatnya untuk anda membeli produk di supplier anda (lebih cepat lebih baik).

Di sinilah kekuatan modal berbicara, di mana anda perlu modal untuk membeli produk ke supplier anda, sementara uang dari pembeli masih ditahan di rekber (rekening bersama) milik Bukalapak hingga produk sampai ke tangan pembeli (konfirmasi barang sampai) .

Setelah anda memesan produk ke supplier anda, tunggulah sampai supplier anda menginput resi ke sistem marketplace supplier anda (Tokopedia). Kemudian segera anda copy resi tersebut ke sistem Bukalapak, agar 'status' produk anda berubah dari 'sedang diproses' menjadi 'sedang dikirim'.

Ingat, Bukalapak sangat ketat dalam hal jangka waktu input resi. Waktu maksimal input resi adalah 2x24 jam setelah pembayaran dikonfirmasi Bukalapak. Tentu waktu tersebut cukup mepet apabila anda terlambat memesan produk ke supplier anda. Selain itu, kecepatan supplier anda dalam memproses produk menjadi kunci kesuksesan bisnis anda, jadi anda harus selektif dalam memilih supplier (langkah pertama).


Baca juga:



Itulah dia tutorial singkat mengenai cara berjualan di Bukalapak dengan sistem dropship.

Semoga tutorial di atas bisa bermanfaat dan segeralah action dalam bisnis ini, mumpung tren belanja online di marketplace sedang booming.

Jangan tunda lagi!


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR