Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

Cara Berinvestasi Saham Disaat Krisis Ekonomi Melanda

Salam Investasi! Krisis ekonomi tengah melanda negeri ini, di mana nilai mata uang melemah dan harga kebutuhan naik. Hal itu menyebabkan omset penjualan menurun yang kemudian berakibat adanya PHK di mana-mana.

Lalu bagaimana dengan dunia investasi saham?

Dalam dunia investasi saham, imbas krisis ekonomi juga sangat berpengaruh. Banyak investor yang menarik dana investasinya karena takut harga saham tempat dia berinvestasi jatuh. Padahal justru dengan tindakannya itulah yang memperparah krisis. Dengan menarik dana investasi, sama saja dengan 'merobohkan' salah satu 'tiang penopang' perekonomian bangsa.

Kemudian banyak calon investor yang tidak jadi berinvestasi lantaran krisis ekonomi. Istilahnya mereka sudah 'kalah sebelum berperang'. Padahal apabila dana yang dimiliki dibiarkan saja, nilainya akan terus menurun lantaran inflasi (penurunan nilai mata uang).

Pertanyaannya sekarang, adakah cara jitu berinvestasi saham disaat krisis ekonomi yang melanda ini?

cara berinvestasi saham di saat krisis ekonomi melanda
© Ilustrasi dari Pixabay.com

Berikut ini cara berinvestasi saham ketika krisis ekonomi melanda suatu negara, khususnya untuk calon investor yang mau memulai investasi.


1. Pastikan anda memiliki dana cadangan


Apabila anda memilki banyak dana cadangan, alangkah baiknya agar anda melakukan investasi saham. Kita tahu sendiri kalau krisis akan menyebabkan nilai mata uang menurun. Apabila dana yang anda miliki dibiarkan mengendap, maka nilainya akan terus menurun dari waktu ke waktu. Untuk itulah, disarankan untuk 'menyisihkan' sebagian dana tersebut untuk berinvestasi saham. Potensi keuntungan yang akan diperoleh tentunya jauh lebih besar ketimbang nilai inflasi.

2. Pilihan saham

Ketika anda sudah yakin untuk berinvestasi saham, maka pilihlah saham yang mampu bertahan di tengah krisis. Maka pilihan yang tepat adalah berinvestasi di saham Blue Chip dan saham Konsumer. Kedua jenis saham tersebut mampu melewati yang namanya krisis ekonomi.
Jangan lupa juga, diversifikasikan investasi anda agar resiko kerugian akan terbagi. Diversifikasikan di beberapa saham konsumer dan saham blue chip (jangan cuma 1 jenis saham saja).

3. Evaluasi berkala

Ketika anda sudah membeli beberapa saham (diversifikasi), langkah selanjutnya adalah evaluasi. Pelajari dan analisa saham mana yang paling menguntungkan, kemudian anda perbanyak portofolio anda di saham tersebut.
Jangan lupa, evaluasi yang anda lakukan jangan cuma sekali, tapi lakukanlah evaluasi berkala.

Satu hal yang perlu diingat, investasi saham selain memberikan keuntungan yang melampaui nilai inflasi, investasi saham tentunya juga sangat berguna bagi perekonomian negara yang tengah dilanda krisis. Dengan berinvestasi, anda turut serta 'menopang' perekonomian bangsa.

Sekian dahulu ulasan dari kami mengenai cara berinvestasi saham di saat krisis ekonomi melanda. Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat bagi sobat semua.

Salam Investasi!


Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR