Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (2 dan 5 thn)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

Online-kan Bisnis Konvensional Anda Bersama Kami

Anda seorang pebisnis konvensional (offline) yang ingin 'melebarkan sayap' ke ranah online?

Apabila YA, maka anda harus tau beberapa hal sebelum 'terjun' ke dunia online.

Sebelum anda memulai untuk meng-online-kan bisnis anda, ada baiknya agar anda mengetahui alasan kenapa anda melakukan hal tersebut.

Kemudian apabila anda sudah memahami betul 'konsep' dan tujuannya, maka anda harus tahu tahapan apa saja yang harus dilakukan agar bisnis anda bisa Go-Online.

Seperti apakah?

cara bisnis konvensional melebarkan sayap ke ranah online
Bisnis konvensional perlu 'melebarkan sayap' ke ranah online, caranya?


Mengapa harus meng-online-kan bisnis anda?

Mengapa bisnis anda harus 'melebarkan sayap' ke ranah online?

Sekiranya beberapa alasan berikut ini akan menjawab pertanyaan tersebut!


1. Banyak bisnis konvensional yang tutup

Perubahan zaman memang tak terelakkan. Hal ini ditandai dengan maraknya bisnis online yang secara langsung maupun tidak langsung -- membuat banyak bisnis konvensional yang tutup.

Umumnya bisnis-bisnis yang tutup adalah bisnis yang 'tergantikan' oleh bisnis online di bidang:

- Ecommerce
- Travel
- Retail
dan masih banyak lagi.

Tutupnya Lotus

Jajaran ritel yang tutup

Bisnis konvensional mulai sepi

Anda bisa lihat contoh-contoh di atas. Ini membuktikan bahwa perubahan zaman bisa 'menyerang' pebisnis yang 'tidak siap' akan perubahan.

Apakah anda termasuk salah satunya?


2. Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang sangat tinggi

Ini bukan asumsi atau perkiraan, melainkan sebuah FAKTA yang dihimpun dari beberapa DATA. Sumbernya pun sangat valid, yakni langsung dari Kominfo.

Berikut ini data pertumbuhan pengguna internet di Indonesia:

jumlah pengguna internet di indonesia
Pengguna internet di Indonesia

Dari statistik di atas, tampak jelas kalau pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sangatlah pesat. Anda pun pasti menyadarinya, di mana hampir semua orang bisa mengakses internet -- dan hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya pengguna gadget smartphone di Indonesia.

Bahkan smartphone pun seakan 'menjelma' menjadi barang wajib yang dimiliki, lantaran berguna untuk mengakses internet.


3. Perubahan tren belanja di era milenial (generasi Z)

Kalau di era-era sebelumnya berbelanja masih dilakukan secara konvensional (mendatangi toko, pasar, mini market, atau mall), di 'jaman now' yang didominasi generasi Z (millenial), kebiasaan belanja mulai 'bergeser' ke ranah online.

Dengan belanja secara online, mereka cukup duduk manis sembari membeli barang melalui smartphone mereka, maka mereka hanya tinggal menunggu barang dikirim oleh perusahaan logistik. Tak perlu capek, dan buang-buang biaya bahan bakar (dan parkir) apabila pergi ke tempat belanja.

Perlu anda ketahui, tren belanja online ini akan terus bertumbuh, bahkan diprediksi jumlah transaksi online di Indonesia akan menyentuh angka 2 kuadriliun rupiah pada tahun 2020.

Jumlah di atas akan terus bertambah, seiring semakin mudahnya penerapan teknologi jual-beli online di Indonesia ke depannya.

Sumber: Grup WA SM Digital Marketing


Apa saja yang harus dilakukan untuk bisnis yang ingin Go Online?

Beberapa fakta yang dipaparkan sebelumnya memang tak dapat dibantah. Apabila anda sudah memahami dan 'sadar' akan 'perubahan' yang dijelaskan di atas, maka segeral-ah untuk MENG-ONLINE-KAN bisnis anda.

Jangan tunda lagi, karena siapa yang cepat 'bergerak' dia-lah yang lebih cepat 'menancapkan kaki' di ranah online (menjangkau pangsa pasar yang lebih).

Lantas, apa saja yang harus dilakukan pebisnis konvensional (offline) yang ingin meng-online-kan bisnis mereka?


1. Buat blog bisnis

Apa fungsi blog bisnis?

Fungsinya adalah:

- Untuk identitas bisnis
- Untuk personal branding
- Untuk 'menancapkan kaki' di mesin pencari (Google).

Selain itu blog bisnis juga berisi tentang informasi produk, cara pemesanan, lokasi bisnis, berbagai promo yang ditawarkan, content marketing, dan lain sebagainya. Jadi fungsi blog bisnis sangat vital untuk bisnis anda, karena perannya sebagai identitas sekaligus 'sales' bagi bisnis anda.

Contoh tampilan blog bisnis:

Screen Shoot tampilan blog bisnis Permata Konveksi

Atau anda bisa mengunjungi blog bisnis di atas di >> www.permatakonveksi.com.


2. Buat laman Google Bisnisku

Apa fungsi dari laman Google Bisnisku (Google My Business)?

Fungsinya antara lain:

- Untuk bisnis lokal agar muncul di pencarian Google
- Sebagai navigasi calon konsumen ke tempat bisnis anda (melalui maps)
- Tersedia jadwal buka dan tutup
- Tersedia kolom testimoni dan review yang bisa diisi oleh konsumen anda.

Contoh laman Google Bisnisku:

Tampilan laman Google Bisnisku

Atau silahkan ketik di mesin pencari Google: "konveksi Bandung".


Fungsi laman Google Bisnisku teramat penting, terutama untuk bisnis dengan skala lokal. Rumusnya adalah:

<Jenis bisnis anda> di <Kota / Daerah Domisili Bisnis Anda>.

Contoh: <Jual Pakan Ayam> di <Tangerang>.


3. Media sosial yang relevan

Selain harus memiliki blog bisnis dan laman Google Bisnisku, bisnis yang Go Online juga harus memiliki 'sayap' di media sosial.

Mengapa harus media sosial?

Jawabannya karena media sosial adalah salah satu tempat yang paling 'ramai' di jagat maya. Apalagi media sosial seperti Facebook, yang penggunanya sudah menyentuh angka 2 milyar di seluruh dunia. Hal itu membuktikan bahwa hanyak orang banyak yang menghabiskan waktu dengan berselancar di media sosial, dan ini bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk anda turut meng-eksiskan bisnis anda di media sosial.


Lantas, media sosial apa saja yang wajib dimiliki?

Sebelum anda membuat akun bisnis anda di media sosial, anda harus bisa menganalisa target market anda. 

Sesuaikan media sosial yang akan anda pilih dengan target / pangsa pasar bisnis anda, misalnya:

- Apabila target market anda adalah kalangan dewasa (usia 20-50 tahun), maka pilihlah Facebook.

- Apabila target market anda adalah remaja / kawula muda (usia 10-26 tahun), maka pilihlah Instagram.

- Apabila target market anda adalah kalangan profesional, maka pilihlah LinkedIn.


4. Content marketing

Di era pemasaran digital yang kian kompleks, banner iklan dan iklan baris saja tak cukup untuk 'mempengaruhi' calon konsumen untuk membeli produk/jasa anda. Anda juga harus mengandalkan content marketing agar bisa menjaring lebih banyak calon pembeli.

Selain bagus untuk pemasaran, keberadaan content marketing yang berkualitas (berbobot) juga akan meningkatkan kredibilitas dan otoritas bisnis anda. Bahkan ada yang bilang: 'kualitas konten menggambarkan kualitas bisnis yang dijalankan'.


Adapun contoh-contoh content marketing yang wajib anda ketahui meliputi:

- Artikel blog tentang produk yang anda jual, disertai dengan konten edukasi dan konten-konten lainnya.

- Postingan yang menarik dan mengundang 'insight' di media sosial.

- Copywriting di laman landas (landing page).

- Post di laman Google bisnisku (apabila ada acara, promo, dll).


5. Promosi

Apalah artinya kalau anda memiliki 'sayap' di ranah online namun orang-orang tidak tahu akan hal itu, maka hal itu sia-sia saja.

Alangkah baiknya agar anda mempromosikan bisnis anda agar bisa menjangkau lebih banyak audiens yang sesuai dengan target pasar anda (audiens yang tertarget).

Sebenarnya proses promosi ini bisa dilakukan secara natural, yakni lewat teknik SEO (Search Engine Optimization) dan SMO (Social Media Optimization), tapi hal ini membutuhkan waktu yang lama dan proses yang tidak sebentar. Namun apabila anda mau bersabar dan bersedia menjalani proses, maka cara ini sangat bagus untuk jangka panjang (long term).


Apabila anda ingin bisnis anda dikenal lebih cepat, maka anda harus mengeluarkan budget untuk beriklan. Lebih efektif kalau anda beriklan di platform-platform seperti Facebook Ads, Instagram Ads, dan Google Adwords, karena 'channel promosi' tersebut adalah yang paling banyak audiensnya. Dengan beriklan di Facebook, Instagram atau Google, kemungkinan penjualan (konversi) akan lebih cepat ketimbang dengan cara natural.


Apakah anda sudah mengerti dengan apa yang harus anda lakukan apabila ingin bisnis anda GO ONLINE?

Apabila YA, maka yang anda lakukan adalah membuat 'properti-properti online' yang sudah dipaparkan di atas, yakni:

1. Blog bisnis

2. Laman Google Bisnisku

3. Akun di sosial media

4. Content marketing.

Apabila anda tipe orang yang rajin belajar akan hal-hal baru dan suka mencari tahu sendiri, maka anda bisa membuat 'properti online' di atas dengan tangan anda sendiri.

Akan tetapi, apabila anda adalah tipe orang yang tidak memiliki waktu untuk mempelajari cara membuat blog bisnis dan cara membuat content marketing (serta memiliki budget berlebih), maka kami bisa membantu anda untuk Meng-online-kan bisnis anda.


Apabila anda berminat untuk meng-online-kan bisnis anda bersama kami, silahkan coba:


Jasa Pembuatan Blog Bisnis dari Kami


Nantinya anda akan diminta untuk mengisi formulir online seputar bisnis anda, seperti jenis bisnis, produk/jasa yang dijual, nomor kontak, domisili bisnis, kota anda, dan data-data pendukung lainnya.

Kami tunggu info lengkap mengenai bisnis anda yang akan segera Go Online.

Salam sukses!


(Disclaimer: Jasa kami hanya untuk membuat blog bisnis, bonus konten marketing dll, untuk laman Google Bisnisku dan akun media sosial TIDAK termasuk di dalamnya)



Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR