Skip to main content
Jual VCC Untuk Verifikasi PayPal (5 Tahun)

VLShop - iOSpedia - Klikbanjar - Selebshop - Accgaming - Enpedia - YAADb - Virtual - Syariah - Investasi
© Onlenpedia Blog Network ™

[Study Case] Bisnis Konveksi Konvensional Dipromosikan Secara Online, Caranya?

Kali ini saya akan membagikan pengalaman atau bisa dibilang study case ketika saya membuat versi online dari sebuah bisnis konvensional. Adapun bidang bisnis tersebut adalah konveksi, lebih tepatnya konveksi kaos olahraga sekolah yang berdomisili di Banjarmasin.


cara mengonlinekan bisnis konveksi offline konvensional agar laku
Bisnis konveksi konvensional go online / image via Pixabay


Pada mulanya, tetangga saya yang memiliki usaha konveksi kaos olahraga (bisnis rumahan) mengungkapkan bahwa usahanya tengah sepi. Ia pun menuturkan bahwa sangat sulit mendapatkan klien akhir-akhir ini, dan ingin mencoba meng-online-kan bisnisnya karena ia sadar kalau jaman sekarang semuanya sudah 'serba online'.

Bisa dibilang tetangga saya ini termasuk orang yang melek teknologi dan perubahan, sehingga 'menawarkan' bisnisnya untuk go online dan meminta bantuan saya untuk mewujudkannya. Kebetulan reputasi saya di kampung memang terkenal sebagai 'pakar online marketing', sehingga mereka mempercayakan saya untuk meng-online-kan bisnis konvensional mereka.

Lantas, langkah apa saja yang saya lakukan agar bisnis konvensional mereka bisa go-online?

Berikut ulasannya!


Bisnis konveksi konvensional yang dipromosikan secara online

Pertama-tama saya minta data-data pendukung dari bisnis mereka, seperti:

- Nama bisnis mereka (Permata Konveksi)

- Nomor kontak bisnis (telp, SMS, WA)

- Gallery foto produk yang sudah pernah dibuat (untuk keperluan portofolio) dan foto kegiatan usaha.

- Daftar produk yang dijual beserta harganya (katalog).


Setelah data-data di atas sudah saya terima, saya pun langsung membangun berbagai 'properti online' guna mendukung bisnis konveksi tersebut untuk segera go online.


1. Membuat blog bisnis sesuai nama usaha

Pertama-tama yang saya buat adalah blog bisnis untuk mereka. Sebelumnya tentu saya harus membuat alamat email khusus (jadi bukan email saya), untuk bisa membuat blog menggunakan platform Blogger.


Karena nama usaha mereka adalah Permata Konveksi, maka blog bisnis tersebut menggunakan domain Permatakonveksi.com. Beruntung, domain tersebut masih tersedia -- alias belum dipakai orang lain. Saya sendiri menyewa domain tersebut di registrar lokal bernama Domainesia.


Untuk tampilan blog, saya menggunakan template landing page gratisan yang dibuat oleh Startbootstrap, dan diedit oleh Kompi Ajaib, kemudian saya modifikasi sedemikian rupa.

Hasilnya, bisa anda lihat pada screen shoot di bawah ini:




Atau bisa juga anda lihat secara detail di >>> www.permatakonveksi.com.


2. Saya sertakan juga daftar produk + harga, lokasi usaha, cara order, dll di blog

Fungsi blog bisnis selain untuk 'menancapkan kaki' di mesin pencari Google, juga bisa dijadikan sarana penyampaian informasi secara online kepada para calon konsumen. Adapun informasi-informasi yang dimaksud meliputi:

- Daftar produk dan harga jual

- Lokasi usaha (peta dan petunjuk)

- Cara order produk

- Gallery foto

- Testimoni

- Syarat dan ketentuan.


Untuk blog Permata Konveksi yang sudah saya buat -- juga menyertakan info-info di atas, dan bisa anda cek di halaman utama www.permatakonveksi.com.

(Silahkan anda cek satu-persatu menu yang tersedia di blog bisnis tersebut).


3. Membuat laman Google Bisnisku

Guna mendukung kemajuan UKM dan bisnis skala lokal, beberapa waktu yang lalu Google meluncurkan fitur baru bernama Google Bisnisku (Google My Business).


Apa itu laman Google Bisnisku?


Laman Google Bisnisku adalah 'kotak profil' dari sebuah bisnis lokal yang muncul pada pencarian Google.

Untuk pencarian melalui laman desktop (PC), laman Google Bisnisku ini akan muncul di sebelah kanan layar, sedangkan pada pencarian Google versi mobile (smartphone), maka laman Google Bisnisku akan muncul di bagian paling atas.


Untuk melihat tampilan laman Google Bisnisku milik Permata Konveksi (yang sudah saya buat), silahkan ketik di Google:

"Kaos olahraga sekolah di Banjarmasin"

Maka akan muncul kotak profil laman Google Bisnisku milik Permata Konveksi.



Untuk mengetahui fungsi dan manfaat laman Google Bisnisku untuk bisnis skala lokal, sudah saya paparkan panjang lebar pada artikel di bawah ini:


4. Menyiapkan beberapa konten blog dengan kata kunci yang sesuai

Apalah artinya memiliki blog bisnis, tapi tak ada konten di dalamnya. Sama saja dengan 'kaleng kosong' yang tidak ada gunanya sama sekali.

Pada blog bisnis Permata Konveksi, saya sudah menyiapkan beberapa konten (artikel) blog dengan kata kunci (keyword) yang sudah ditarget, seperti:

"Jasa pembuatan kaos olahraga di Banjarmasin"

"Konveksi baju olahraga sekolah di Banjarbaru"

"Produsen seragam olahraga di Martapura dan sekitarnya"

Dan masih banyak lagi.


Daftar kunci di atas menargetkan orang-orang yang sedang mencari produsen kaos olahraga sekolah (TK, SD, SMP, dan SMA) yang berdomisili di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, dan kota / kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Silahkan lihat kumpulan konten blog Permata Konveksi yang sudah saya buat di >> www.permatakonveksi.com/search/label/blog


5. Akun media sosial

Tak dapat dipungkiri, keberadaan media sosial (seperti Facebook misalnya) sangatlah vital. Media sosial seperti Facebook merupakan situs yang paling banyak dikunjungi orang-orang selain Google. Jadi, mengabaikan untuk 'memanfaatkan' media sosial bagi bisnis adalah sebuah KESALAHAN BESAR.

Saya pun sudah membuat media sosial untuk Permata Konveksi, yakni berupa fanpage Facebook dan akun Instagram bisnis. Namun saat ini kedua media sosial tersebut belum saya posting alias masih kosongan, karena saya masih fokus pada pengembangan blog bisnis dan laman Google Bisnisku. Jadi, alamat Facebook dan Instagram Permata Konveksi belum bisa saya bagikan di sini.


Baca juga:



Semakin hari dominasi dunia digital semakin tak terbantahkan, dan tak sedikit pebisnis konvensional yang menyadari akan hal itu termasuk tetangga saya si pemilik bisnis konveksi di Banjarmasin.

Bagi anda yang masih belum meng-online-kan bisnis anda, segeralah lakukan langkah tersebut -- agar anda tidak terlambat dan ketinggalan dari kompetitor anda.

Anda bisa menggunakan Jasa pembuatan blog bisnis dari kami, atau bisa juga membuat sendiri blog bisnis anda -- demi memaksimalkan promosi bisnis anda secara online. Yang penting, bisnis anda harus sesegera mungkin untuk 'menancapkan kaki' di internet, agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Demikian uraian tentang study case bisnis konvensional go-online ini saya paparkan untuk anda. Semoga tulisan di atas bisa menambah wawasan anda tentang pentingnya bisnis untuk segera go-online. Apabila ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar!



Baca Juga
> Dapatkan profit hingga jutaan rupiah perbulan dengan bisnis PLR

LIHAT JUGA:

Cara menjadi reseller produk virtual di VLShop-Onlenpedia, GRATIS dan TANPA MODAL