Skip to main content
Jual VCC PayPal 2 Tahun dan 5 Tahun →



Ini Dia Dampak Jika Kita Mengisi Oli Mesin Secara Berlebihan


Melakukan penggantian terhadap oli mesin secara berkala sesuai peraturan yang berlaku memang penting dan wajib untuk dilakukan. Akan tetapi ada satu hal yang harus diperhatikan dengan baik, yaitu pemilihan oli mesin dan bagaimana prosedur penggantian ataupun pengisian oli dilakukan. Karena jika tidak diperhatikan dengan benar, bisa menjadi efek yang buruk untuk performa mesin.

Selain efek negatif untuk performa mesin itu sendiri, melakukan pengisian oli secara berlebihan nyatanya memberikan dampak yang berjangka untuk mesin kendaraan.

Apa saja?

Berikut ini penjelasannya.


Apa dampaknya jika mengisi oli mesin berlebihan?


Namun sebelumnya, harus kita garis bawahi bersama bahwa setiap mesin memiliki kapasitasnya sendiri-sendiri. Maka dari itu, sebelum melakukan pemilihan terhadap jenis oli mesin yang akan digunakan. Kita harus memahami spesifikasi mesin kendaraan yang kita miliki.


1. Kualitas oli mesin akan semakin menurun

Dampak pertama yang akan kita dapatkan ketika kita melakukan pengisian oli mesin secara berlebihan adalah adanya penurunan kualitas pada oli yang kita isikan. Ketika melakukan pengisian secara berlebihan di dalam ruang engkol, kondisi ini akan menggenangi poros engkol yang ada pada tangki. Sehingga oli mesin yang ada tidak akan bisa melumasi komponen mesin dengan benar dan yang terjadi adalah adanya gesekan kasar antara beberapa komponen mesin yang ada. Sehingga kualitas oli akan rusak karena kerak dan akan terjadi keausan komponen yang lebih cepat dibandingkan dengan biasanya.


2, Adanya hambatan pada langkah piston

Untuk dampak yang kedua ini masih berhubungan dengan dampak yang pertama. Karena adanya genangan pada poros engkol oleh oli mesin, ruang gerak akan menjadi terbatas sehingga menghambat kinerja piston karena gerakannnya yang terasa berat. Jika anda mengisinya dengan prosedur dan kapasitas yang benar, anda tidak akan menimbulkan dampak ini. Sehingga poros engkol tidak mengalami kelebihan muatan dan gerakan piston akan lebih bebas serta tidak berat karena zat cair yang menjadi tekanan dalam pergerakannya. Jadi perhatikan dan lebih berhati-hati lagi ya dalam melakukan pengisian oli mesin. Jika anda tidak yakin bisa melakukannya sendiri, lebih baik gunakan jasa bengkel untuk mendapatkan penanganan yang tepat oleh ahlinya.


3. Bisa mengganggu kopling basar pada motor

Dampak yang satu ini hanya berlaku untuk kendaraan bermotor yang menggunakan kopling. Biasanya yang sering menggunakan kopling adalah sepeda motor dengan tranmisi manual seperti motor bebek ataupun sport. Mereka biasanya masih dilengkapi dengan wet clutch atau yang sering disebut dengan kopling basah. Memang jenis koling ini membutuhkan oli mesin untuk memaksimalkan kinerja dari kopling. Namun ketika oli yang ada terlalu berlebihan, maka kopling berpotensi mengalami slip dan bisa berbahaya bagi si pengemudi. Selain itu, pengisian oli yang berlebihan pada motor kopling akan membuat gesekan pada mesin menjadi semakin membesar dan akan mengakibatkan kurangnya tenaga mesin sehingga bensin yang digunakan juga semakin boros. Jadi jangan sampai anda mengalami kondisi ini ya.


Bagaimana? Masih berfikir untuk melakukan pengisian oli mesin yang tidak sesuai dengan prosedur yang sudah ada?

Jika anda masih merasa bingung, ada baiknya jika anda mencari informasinya terlebih dahulu. Untuk berbagai informasi lengkap mengenai oli mesin, anda bisa melihat kelengkapannya di mobil.co.id. Situs yang satu ini akan membantu memberikan petunjuk bagi kalian yang ingin mendapatkan pengalaman terbaik dengan kendaraan yang anda sayangi.


Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang