--> Skip to main content



Seputar Sistem Ekonomi yang Dianut Korea Utara

Korea Utara terkenal sebagai negara yang menerapkan ideologi komunis di segala aspek kehidupan.

Tidak hanya tata pemerintahan, sistem perekonomian Korea Utara pun turut mengaplikasikan ideologi komunis, sehingga dikenal sebagai ekonomi komunis.

Sistem ekonomi ini menetapkan peran total pemerintah pusat sebagai pemegang kendali serta pembuat keputusan ekonomi.

Berikut uraian lebih lanjut tentang sistem ekonomi yang dianut Korea Utara ini.


sistem ekonomi yang dijalankan korea utara
Seperti apa perekonomian Korea Utara?


Mengenal Sistem Ekonomi yang Dianut Korea Utara


Konsep Dasar Sistem Ekonomi Komunis

Korea Utara memiliki kebijakan isolasi yang membatasi aktivitas perdagangan internasional.

Oleh karena itu, investasi dari luar serta penanaman modal asing tidak terjadi dalam jumlah banyak, bahkan tidak ada.

Hal ini tidak mengherankan, karena negara yang mengaplikasikan sistem ekonomi komunis akan cenderung mandiri memenuhi kebutuhan negaranya.


Perekonomian di Korea Utara bersifat terencana dan kolektif.

Maksudnya adalah mata pencaharian penduduk telah dikategorikan berdasarkan kolektif tertentu, jadi terdapat keseragaman.

Dengan demikian, penduduk bisa rata mendapatkan pekerjaan serta dapat meminimalisir angka pengangguran.

Sektor utamanya berasa di bidang jasa dan pertanian.


Karakteristik Sistem Ekonomi Komunis

Dalam sistem ekonomi yang dianut Korea Utara, terdapat beberapa karakteristik tertentu.

Pertama, pemerintah merumuskan rencana perekonomian terpusat dalam jangka waktu tertentu.

Setelah itu, pemerintah akan mengalokasikan hampir seluruh sumber daya yang dimiliki guna merealisasikan rencana perekonomian tersebut.

Pemerintah pusat sangat berperan dalam mengatur modal negara, SDA, serta tenaga kerja agar semuanya bisa bekerja efektif.

Pemerintah pusat pun bertanggung jawab dalam menetapkan kuota serta kontrol harga, karena merekalah yang memegang regulasi tertinggi.

Termasuk dalam bidang keuangan, otomotif, dan utilitas, pemerintah-lah yang memonopoli.


Kelebihan Sistem Ekonomi Komunis

Sistem ekonomi komunis yang diterapkan oleh Korea Utara mempunyai kelebihan.

Pertama, angka pengangguran dapat diminimalisir mengingat lapangan kerja terbuka luas bagi seluruh penduduk.

Kedua, tanggung jawab perekonomian ada di tangan pemerintah.

Jadi terhindar dari adanya mafia atau monopoli pihak swasta.


Ketiga, mudah mengendalikan harga, sehingga inflasi pun lebih mudah terkontrol.

Kemerosotan nilai mata uang tak akan sering terjadi, karena negara mengendalikan jumlah peredaran uang melalui angka jual beli produk atau jasa.

Keempat, kehidupan masyarakat pun relatif lebih terjamin, karena pada prinsipnya semua rata, semua rasa.


Kelemahan Sistem Ekonomi Komunis

Tak dapat dipungkiri sistem ekonomi yang terpusat pada pemerintah pusat juga mempunyai kekurangan.

Pertama, negara kehilangan inovasi karena hampir seluruh aktivitas perekonomian diatur pemerintah pusat.

Kedua, menghambat investasi global karena cenderung menutup diri dari perdagangan internasional.

Ketiga, tidak semua produk dapat memenuhi kebutuhan pasar, sehingga terkadang harus mencari di pasar gelap.


Baca juga:

Mengapa sistem ekonomi Amerika dan China sangat kuat?


Itulah uraian seputar sistem ekonomi yang dianut Korea Utara yaitu sistem ekonomi komunis.

Negara ini telah menerapkan sistem serupa sejak bertahun-tahun silam.

Pemerintah mempunyai hak untuk memonopoli bisnis, sehingga tidak akan didapati persaingan domestik pada negara ini.

Pemerintah pun berhak menyusun regulasi agar aktivitas bisnis tetap berjalan searah dengan target yang ditetapkan pemerintah.


Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang