--> Skip to main content



Rincian Syarat, Cara dan Biaya Pembuatan PT

PT atau kepanjangannya Perseroan Terbatas merupakan sebuah badan hukum yang menjalankan usaha dengan modal berasal dari satuan saham milik beberapa orang.

Berdasarkan konsep ini, pemilik PT turut menanamkan sebagian saham yang digabungkan dengan investor lain.

Terdapat syarat, cara dan biaya pembuatan PT yang harus dipenuhi sebelum mendapatkan legalitas operasi.

Berikut uraiannya.


cara ongkos pembuatan PT perseroan terbatas
Seperti apa syarat dan biaya pembuatan PT


Syarat, Cara dan Biaya Pembuatan PT


Syarat Pembuatan PT

Sebelum mendirikan PT, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Pertama, ada nama PT yang jelas.

Nama ini akan menjadi identitas sehingga tidak boleh sama dengan perusahaan lain.

Nama ini nantinya juga mempunyai legalitas hukum yang bernilai copyright.

Boleh menggunakan nama dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa asing.


Kedua, harus ada identitas pendiri yang jelas.

Setidaknya ada 2 orang yang mendaftarkan identitasnya sebagai pendiri, dengan melampirkan sejumlah dokumen administratif seperti fotokopi KTP, fotokopi NPWP, nomor telepon, dan data penting lain. 


Ketiga, harus ada alamat dan tempat kedudukan PT yang jelas.

Pada saat mendaftarkan alamat, diharuskan melampirkan bukti kepemilikan usaha yang ditunjukkan dengan sertifikat tanah, sertifikat sewa, atau dokumen lain yang mempunyai legalitas.

Selain itu, juga harus mengurus izin pendirian bangunan beserta pelunasan PBB selama satu tahun terakhir.


Cara Pembuatan PT Beserta Biaya

Setelah syarat pendirian terpenuhi, barulah bisa mengeksekusi cara dan biaya pembuatan PT.

Langkah pertama adalah mengajukan nama perusahaan melalui sistem layanan daring di ahu.go.id.

Pengajuan ini juga meliputi pembayaran nama dan penerbitan izin nama yang membutuhkan budget sekitar Rp 200.000.


Jika sudah diproses, pengaju akan mendapatkan Akta Perusahaan yang telah divalidasi notaris.

Biaya pemerolehan standar akta ini bisa sampai Rp 1.000.000 dengan lama proses 1 hari kerja.

Setelah mempunyai Akta Perusahaan, langkah selanjutnya adalah mengajukan izin pendirian dan penerbitan izin pendirian. 

Pendiri PT juga harus mengurus pembayaran PNPB agar badan hukum yang diajukan bisa disahkan.


Poin penting yang tak boleh ditinggalkan adalah pengajuan SIUP beserta TDP.

Layanan ini bisa dilakukan secara daring melalui PTSP dan tidak dipungut biaya.

Pendiri PT juga harus mengurus BPJS Kesehatan bagi para calon karyawan kelak. 


Setelah menyelesaikan pendaftaran daring, registrasi selanjutnya dilakukan di Kemenakertrans atau Dinas Ketenagakerjaan.

Pendaftaran ini memakan waktu satu hari dan tanpa dipungut biaya.

Jika sudah selesai, pendiri PT akan mendapatkan NPWP beserta VAT Collector Number berupa NPPKP yang registrasinya juga bisa dilakukan secara online di laman elektronik registrasi pajak milik pemerintah. 


Baca juga:

Seperti apa perkembangan ekonomi digital di masa Pandemi ini?


Itulah ulasan ringkas seputar syarat, cara dan biaya pembuatan PT. Pada pelaksanannya, PT harus dikelola oleh orang-orang ahli agar bisa menghasilkan laba sesuai yang diharapkan.

Struktur organisasi pada sebuah PT terdiri atas pemegang saham, dewan komisaris, dan direksi.

Ketiga komponen ini harus bersinergi sehingga PT dapat beroperasi secara optimal menurut langkah kerja yang ditetapkan.


Baca Juga
> Opini Kami Mengenai Sisi Gelap Bisnis Online di Era Sekarang