--> Skip to main content

  

Bisakah Kaya dari Reksadana?

Salah satu cara untuk menambah pundi-pundi harta yang dimiliki yakni dengan cara investasi. Meskipun memiliki risiko, namun investasi masih menjadi jalan yang terbaik untuk menyimpan sekaligus mengembangkan kekayaan. Untuk itu, bagi kamu yang ingin berinvestasi dengan aman, kamu bisa mencoba reksadana sebagai pilihan investasi. Tapi bisakah kaya dari reksadana?


cara menjadi kaya dari menabung reksa dana
Apakah bisa kaya dari Reksa dana?


Perlu diketahui, investasi di rekasadana sangat cocok untuk pemula. Sebab risiko kerugiannya relatif kecil daripada berinvestasi saham langsung yang tingkat risikonya cukup tinggi.

Namun, masih banyak yang berfikir jika investasi di reksadana tidak akan bisa alias sulit menjadi kaya karena risiko yang kecil. 

Memang benar semakin tinggi risiko, maka semakin banyak pula keuntungan kamu dalam mendapatkan imbal balik dari investasi. Tapi investasi di reksadana juga bisa menjadikan kamu kaya meskipun risikonya lebih kecil. Misalnya dengan memilih manajer investasi yang benar-benar berkompeten dan dapat dipercaya.


Untuk investasi sendiri produknya ada beraneka ragam yakni saham, obligasi, dan campuran. Di reksadana sendiri, portofolio yang dijual akan mencakup produk yang dijual baik salah satunya maupun campuran dari produk-produk investasi yang ada.

Berikut lebih rinci mengenai produk reksadana:


1. Reksadana Saham

Reksadana saham merupakan reksadana yang berupa saham dimana pada setiap tahunnya ia mendistribusikan laba bersih yang diberikan kepada pemegang saham atau disebut dengan dividen yang cukup besar. Tentunya hal ini akan menjawab pertanyaanmu mengenai bisakah kaya dari reksadana?

Apabila kamu hanya membayar dividen tahunan, maka manajer investasi tidak sering menjual sahamnya. Hal tersebut memperkecil laba/rugi suatu pergerakan harga saham. 

Akan tetapi jika kamu fokus pada cuan yang berasal dari pergerakan harga saham, maka manajer investasi juga akan menjual portofolio kamu yang merupakan investor. Dimana didalam portofolio tersebut terdapat saham. Tapi resiko yang harus diambil pun juga akan sangat jauh lebih besar.

Sebagai informasi, pada bulan nevember 2019 yang lalu, reksadana saham memberikan imbal balik yang paling tinggi. Diantarannya OSO Syariah Equity Fund dengan tingkat +49,36% dan Mandiri Investa Equity Movement dengan tingkat +47,39%. 


2. Reksadana Obligasi

Investasi obligasi merupakan investasi yang cukup aman. Sebab ia memberikan pengembalian dana awal dan juga yield tahunan. Namun pergerakan harga obligasi membuat risiko masih ada.

Keuntungan dari obligasi bisa di dapatkan dengan memperdagangkan obligasi tertentu. Diantarannya adalah junk bonds. Junk bonds merupakan suatu obligasi yang memiliki tingkat hutang yang rendah.


3. Reksadana Campuran 

Ada 2 macam reksadana campuran, yakni campuran saham dengan obligasi dan campuran obligasi dengan pasar uang. Reksadana campuran obligasi dengan saham memiliki resiko tengah-tengah. 

Sedangkan reksadana campuran obligasi dengan pasar lain memiliki resiko yang relatif rendah. Sehingga keuntungannya juga sesuai dengan dana yang diinvestasikan.


Nah, setelah mengetahui informasi tersebut. Menurut kamu bisakah kaya dari reksadana ?


Baca juga:

4 Produk reksadana yang bagus di masa Pandemi


Baca Juga
> Jasa publikasi di media nasional populer cuma Rp80.000,-
> Jual 100 followers Shopee dan Tokopedia cuma Rp9.000,-
Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak dan sesuai topik.
Buka Komentar
Tutup Komentar