--> Skip to main content

  

Kebijakan dan Strategi Penerapan BIM Dalam Pembangunan


Kebijakan dan strategi penerapan BIM wajib diketahui. BIM ini saat ini digunakan oleh banyak negara seperti Singapura, UK, AS dan juga China. BIM sudah mulai digunakan oleh BUMN dan pada proyek infrastruktur. 

Penerapan BIM ini di Indonesia sudah diterapkan pada semua perusahaan konstruksi. Tidak hanya BUMN saja namun juga perusahaan dengan Perseroan Terbatas maupun perusahaan swasta sudah mengimplementasikannya. Bahkan sektor pengembang maupun developer.

BIM ini diaplikasikan ke dalam berbagai sektor dan bisa memberikan keuntungan yang sesuai ekspektasi pada masing-masing aktor.

 


Kebijakan BIM

Yang saat ini menjadi masalah adalah belum ada kebijakan dan peraturan penerapan BIM untuk semua sektor infrastruktur PUPR.  Masih ada knowledge gap yang mana menguasai BIM baik dari pengguna atau yang menyediakan jasa. Selain itu project scale harga software BIM dirasa masih belum bisa membebani penyedia jasa. 

Kebijakan dan strategi penerapan BIM dalam pembangunan ini terbagi ke dalam 4 poin dimana yang pertama adalah adopsi, digitalisasi, kolaborasi dan juga yang terakhir adalah integrasi.


1. Adopsi

Ada empat fase adopsi dimana yang pertama adalah membentuk Steering Committee pada level nasional.  Fase yang kedua adalah BIM Steering Committee ini mengembangkan standar BIM. Selain itu pada fase ini mampu memberikan advis untuk efektivitas untuk menerapkan BIM dalam level perusahaan, proyek dan juga industri. 



BIM templates dan guidelines yang mana mencakup disiplin, arsitektur, struktur dan MEP. Menetapkan kebijakan BIM is Mandatory untuk semua infrastruktur PUPR. BIM ini juga ditetapkan pada proyek gedung maupun infrastruktur pada pemerintah.

Kolaborasi adopsi selanjutnya adalah fokus pada penyempurnaan panduan adopsi BIM, pelatihan BIM untuk ASN PUPUR dan jua tenaga ahli. Fokus lainnya adalah magang BIM dalam proyek infrastruktur, selanjutnya adalah kolaborasi riset untuk mengukir riset BIM Maturity. BIM ini akan digunakan untuk melengkapi Roadmap BIM PUPR yang mana sudah disusun. 

Fokus adopsi terakhir adalah menyiapkan kurikulum BIM untuk mahasiswa, selain itu menyiapkan dan melengkapi kurikulum politeknik PUPR dan BIM. Fokus pada fase adopsi 4 adalah digital construction day, BIM conferences for sharing knowledges BUMN, memberikan award bagi para BIM pioneers dan juga leaders.

Yang terakhir adalah menggelar kompetisi perancangan gedung dan juga infrastruktur BIM kepada para mahasiswa.


2. Digitalisasi

Kebijakan dan strategi penerapan BIM adalah digitalisasi. Dalam digitalisasi adalah penggiatan infrastruktur IT dan juga penguatan database atau BIM library. Kebijakan dan strategi ini memiliki kolaborasi dengan Kemenperin. Yang terakhir adalah monitoring dan juga melakukan supervisi proyek dengan teknologi VR dan juga MR.



3. Kolaborasi

Membuat kebijakan tentang standar kolaborasi di dalam industri konstruksi. Selanjutnya menyiapkan platform yang terintegrasi BIM dengan e-submission. Yang terakhir adalah menerapkan BIM skala penuh dalam proyek 3D sampai dengan 7D dengan mengusung prinsip Virtual Design and Lean Construction.


4. Integrasi

Integrasi BIM dalam semua proses penyelenggaraan konstruksi SIMBG, claim, commissioning, handover dan sebagainya. Kebijakan dan strategi selanjutnya adalah platform dan CIM atau City Information Modeling.


Implementasi Pembagian Peran BIM dalam Pembangunan Infrastruktur

Pembagian peran implementasi BIM dalam pembangunan infrastruktur ini adalah Balitbang dan DJBK selaku inisiator Tim BIM BUPR ini aka menyiapkan peraturan seperti Peraturan Menteri, Standar dan Protokol. Selain itu juga SNI, SKKNI dan juga panduan adopsi. IBIMI akan menyiapkan draft peraturan yang dimaksud.

Untuk rangka penyiapan SDM, DJBK dan BPSDM ini akan menyelenggarakan berbagai macam pelatihan bagi penyedia jasa seperti konsultan, kontraktor dan juga ASN. Dalam penyelenggaraannya ini diklat akan bekerja sama dengan LPJK, IBIMI dan BIM CoE.

Pusdatin akan menyediakan storage untuk menyimpan BIM Model. Storage ini mempertimbangkan aspek kapasitas, keandalan dan juga keamanan.

BIM ini akan disediakan oleh vendor atau perusahaan yang sudah terpercaya dan mampu diandalkan. Penerapan BIM pada Ditjen ABCP perlu dimonitor dan harus dievaluasi. Yang terakhir didokumentasikan untuk dijadikan sebagai bahan pembelajaran.


Peraturan Tentang Kebijakan PIM di Indonesia

Kebijakan implementasi BIM ini pun diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. Tepatnya nomor 22/PRT/M/2018 yang membahas tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara dalam pasal 13. 

Di dalam pasal itu menyebutkan bahwa BIM ini wajib ditetapkan pada pembangunan gedung negara yang tidak sederhana. Untuk kriteria luasnya adalah 2 ribu meter persegi dan diatas dua lantai.

Kebijakan dan standar internasional dari penerapan BIM ini sudah diatur pada ISO 19650-1:2018 dimana bagian 1 memuat konsep dan bagian 2 ini memuat tentang pengiriman aset.


Strategi Implementasi BIM Pada Bisnis atau Perusahaan agar Maksimal

Ada beberapa strategi yang bisa Anda lakukan untuk melakukan proyek konstruksi dengan implementasi BIM yang ada di dalamnya. Pertama Anda harus membentuk tujuan dari penggunaan BIM Anda, tentukan cakupan strategi BIM yang harus Anda sediakan di dalam proyek Anda. 

Selanjutnya Anda harus merancang semua proses implementasi BIM dalam proyek ini. Rancang bagaimana mereka terkoneksi satu sama lainnya, jelaskan di peta secara rinci untuk menjelaskan semua proses kepada semua peserta.

Yang terakhir adalah Anda harus menentukan pengirim, penerima dan juga jumlah informasi yang dibutuhkan setiap pertukaran.  Semua peta yang dibuat ini Anda harus mencari tahu proses pertukaran informasi antar peserta.  Berbeda dengan langkah sebelumnya dimana aplikasi target yang diharapkan ini bisa bekerja dalam format tersebut.


Gunakan Archicad, Software yang Menerapkan BIM Terbaik

Archicad ini merupakan software BIM terbaik yang mana banyak digunakan dalam bidang arsitektur. Perangkat lunak ini bisa Anda gunakan dalam Windows atau Macintosh. Pengembang dari aplikasi Archicad satu ini adalah Graphisoft.  Aplikasi satu ini tidak hanya digunakan secara mandiri namun juga bisa diintegrasikan ke sistem Graphisoft.



Demikianlah kebijakan dan strategi penerapan BIM dalam pembangunan yang wajib untuk Anda ketahui, pastikan Anda menggunakan software BIM terbaik yaitu Archicad dimana mendapatkan penghargaan dinobatkan sebagai pemenang produk BIM terbaik pada tahun 2020.

Anda bisa menggunakan Archicad BIM untuk menyelesaikan pekerjaan Anda, untuk tau lebih detail mengenai software BIM Archicad, bisa mengakses ke https://www.piranusa.com/archicad/ atau bisa menghubungi Piranusa.com sebagai Distributor Archicad Indonesia serta perwakilan dari Graphisoft di Indonesia. (adv)


Baca Juga
> Jasa publikasi di media nasional populer cuma Rp80.000,-
> Jual 100 followers Shopee dan Tokopedia cuma Rp9.000,-
Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak dan sesuai topik.
Buka Komentar
Tutup Komentar