--> Skip to main content

  

[ShortFlash] Generasi Easy Money, Ka'bah di Metaverse, dan Ghozali Everywhere!!



1. Generasi easy money

Generasi easy money. Kita hidup di jaman di mana kebanyakan anak muda ingin yang serba instan. 

Misalnya dalam hal mencari uang. Kebanyakan dari mereka pengen kaya sambil rebahan. Pokoknya ga perlu kerja keras, uang datang dengan sendirinya.

Haduh, mana ada yang kayak gitu. Lu mw makan mie instan aja kudu harus direbus dulu. Ada proses, untuk mencapai tujuan. Ada pengorbanan yang harus dilakukan. NO pain, NO gain !!

Sayangnya, mental sebagian besar milenial dan GenZ jaman now pengen yang gampang-gampang aja. Mereka-mereka inilah yang nantinya bakal menjadi "mangsa" empuk dari pihak-pihak tertentu, yang "modus"-nya ingin mengajak bisnis atau investasi "kekinian".

Dengan iming-iming hasil yang besar, mereka diminta menyetorkan sejumlah uang, dan dijanjikan keuntungan perbulan tanpa harus ngapa-ngapain -- alias duduk manis aja.

Awalnya profit lancar. Namun, lama kelamaan macet, dan kemudian sang pemberi iming-iming hilang tanpa jejak. Yang diiming-imingi pun akhirnya nangis, mewek-mewek. Modal belum balik, dan pembayaran profit udah ga ada lagi.

Hal ini pun terus berulang. Ketika bisnis atau investasi abal-abal yang satu udah hilang, muncul lagi bisnis serupa lainnya. Begitu terus.

Uniknya, masih banyak yang percaya, dan ikutan join. Padahal udah tau, kalau cari uang tak se-instan yang diiming-imingi oleh para "predator" ini.

Yuk komen di bawah, apakah sobat onlen pernah join bisnis atau investasi "abal-abal" kayak gini??


2. Ka'bah di Metaverse

Pemerintah Arab Saudi bakal menghadirkan Ka'bah versi metaverse. Rencananya, Ka'bah di dunia virtual ini bisa diakses menggunakan headset VR atau Virtual Reality.

Menurut Imam Besar Masjidil Haram, Syeikh Aburrahman Sudais mengatakan ada banyak peninggalan sejarah Islam di masjid-masjid Makkah yang harus diubah dalam digital -- untuk kepentingan semua orang. Salah satunya adalah batu Hajar al-Aswad, yang nanti bisa dikunjungi oleh umat muslim di seluruh dunia secara virtual.

Sayangnya, pengumuman pemerintah Arab Saudi ini menimbulkan kontroversi. Sejumlah lembaga Islam Dunia berpendapat -- kalau mengunjungi Ka'bah dan Masjidil Haram di Metaverse bukanlah ibadah Haji.

Salah satu yang protes adalah, Lembaga Presidensi Urusan Keagamaan Turki, yang menyebut syarat ibadah Haji yang benar adalah -- menyentuh lantai Makkah secara langsung, bukan virtual. Meskipun kaum mukmin bisa membayar kunjungan ke Ka'bah di metaverse, namun hal tersebut bukanlah ibadah yang sah.

Sedangkan pendapat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan bahwa kunjungan ke Ka'bah secara virtual hanya sebatas mengenalkan Ka'bah kepada umat Islam -- sebelum mereka mengunjungi langsung ke sana. Bisa untuk persiapan, latihan manasik, dan meng-explor secara faktual -- agar mendapatkan pengetahuan yang memadai -- sebelum melakukan ibadah Haji atau Umroh yang sesungguhnya.

Lantas, apakah ibadah haji sah apabila dilakukan melalui metaverse? MUI menegaskan bahwa hal itu tidak sah.

Namun untuk kegiatan persiapan dan manasik, hal itu bisa dilakukan, karena biasanya manasik haji dilakukan dengan mengelilingi gambar Ka'bah ataupun replika Ka'bah.

Yuk sobat onlen, kasih komenmu di bawah!


3. Ghozali Everywhere

Sebelumnya ada Ghozali Everyday, NFT dengan volume penjualan hingga puluhan milyar rupiah.

Dan Sekarang.. Malah ada -- Ghozali Everywhere.. Alias -- sosok Ghozali yang sekarang ada di mana-mana.. Ya betul, ada di mana-mana!

Ghozali di undang di berbagai acara.

Di undang beberapa Youtuber terkenal.

Jadi bintang iklan.

Jadi ikon di kampusnya.

Banyak yang minta foto ama dia.

Yahh.. Pokoknya ada di mana-mana dah..

Ada yang pengen kayak gini? Yuk, komen di bawah!


Baca Juga
> Daftar situs penyedia dropship terpercaya di Indonesia dan mancanegara
Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak dan sesuai topik.
Buka Komentar
Tutup Komentar