--> Skip to main content

  

Apakah Keramas Membatalkan Puasa?


Apasih hukum keramas saat puasa? Apakah keramas membatalkan puasa? Pada siang hari di bulan puasa cuaca ini memang sangat panas, mandi kemudian keramas memang jadi salah satu alternatif untuk menghilangkan rasa panas. 

Bagi beberapa orang pastinya merasa ragu takut jika mandi da keramas ini bisa membuat puasa batal. Tapi jangan khawatir dulu karena sepeti yang ada di halaman NU online ada 8 hal yang bisa membuat batal puasa yaitu:

1. Memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh

2. Memasukkan benda ke dalam dubur atau kubul

3. Muntah dengan sengaja

4. Berhubungan suami-istri di siang hari ramadan

5. Keluar sperma

6. Haid atau nifas

7. Gila

8. Murtad (keluar) dari islam


Di dalam daftar tersebut tidak ada mandi dan keramas, jadi hukum mandi serta keramas pada saat puasa adalah mubah. Jadi mandi dan keramas ini boleh di lakukan yang penting tidak ada air yang masuk ke dalam mulut secara sengaja. 

Aktivitas yang satu ini juga pernah dilakukan oleh para sahabat nabi salah satunya adalah Anas bin Malik, ia berkata: “Saya punya kolam air dan saya berendam di dalamnya saat keadaan berpuasa,” (H.R. Bukhari).

Masih didalam riwayat Bukhari sahabat Abdullah bin Umar juga pernah meletakkan kain basah di kepalanya di siang hari Ramadan, tujuannya ini untuk membuat kepalanya menjadi dingin. 

Kita sudah tidak heran jika cuaca pada siang hari di bulan puasa ini memang sangat terasa terik dan tidak nyaman, jadi mendinginkan kepala seperti Abdullah bin Umar sama saja seperti keramas karena sama-sama menyiramkan air ke kepala.

Ternyata Nabi Muhammad SAW juga pernah melakukan hal ini saat dia merasa tidak nyaman karena terik matahari, beliau menyiram kepalanya dan hal tersebut di saksikan oleh para sahabat. Sebagian sahabat melihat Nabi Muhammad Saw. menyiram air ke kepala beliau karena panas di saat beliau berpuasa," (H.R. Ahmad).

Selain siang hari Aisyah, istri dari Nabi Muhammad Saw pernah melihat Nabi mandi junub pada saat subuh setelah wajtu fajar, padahal ketika itu Nabi Muhammad sedang berpuasa. 

Pada saat mandi junub pastinya Nabi Muhammad Saw ini melakukan keramas supaya sela di rambutnya basah. Jadi berdasarkaan hadist tersebut seorang muslim ini bileh mandi dan juga keramas di waktu kapanpun saat sedang puasa.


Hal-Hal yang Membatalkan Puasa 

Seperti yang ada di halaman NU Online, para ulama ini telah menetapkan beberapa kriteria yang bisa membuat puasa batal:


1. Masuknya sesuatu ke dalam tubuh. 

Seperti yang ada di dalam kitab Bada’ius Shana’i (juz 2, hlm. 92) oleh Imam Kasani, beberapa hal yang bisa membuat puas batal adalah adanya sesuatu yang masuk ke dalamm tubuh

2. Aktivitas yang menyebabkan sesuatu masuk ke dalam tubuh 

Seperti yang ada dalam kitab Raudhatut Thalibin karya Imam Nawawi (juz 2, hlm 356), beberapa aktivitas yang bisa membuat puasa batal adalah sesuatu yang masuk ke dalam lubang telinga, hidungm hingga dubur

3. Kegiatan Makan 

Dalam kitab Al-Majmu' Syarh al-Muhadzab karya Imam Nawawi (juz 6 hlm. 315), berbagai aktivitas yang bisa membuat puasa batal adalah saat kegiatan makan

4. Keluarnya sperma karena syahwat 

Pada kitab Al-Tanbih karya Al-Syairozi (juz 1, hlm. 66), semua hal yang berhubungan dengan keluarnya sperma yang penyebabnya ini adalah syahwat maka hal itu bisa membuat puasa batal.


Baca Juga
> Daftar situs penyedia dropship terpercaya di Indonesia dan mancanegara
Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak dan sesuai topik.
Buka Komentar
Tutup Komentar